Money Politik itu Tanda-tanda Kekalahan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Money Politik itu Tanda-tanda Kekalahan

BONTANG, FAJAR.CO.ID — Upaya politik uang (money politics) yang dilakukan secara massif pasangan nomor urut 1 sepertinya menjadi upaya terakhir. Sebab, hanya dengan upaya tersebut, pasangan Adi-Isro bisa memenangkan Pilkada, 9 Desember.

‎Hasil riset pemilih di Bontang, ada 39 persen pemilih yang terpengaruh dengan pemberian uang. Dari 39 persen tersebut, ada 10 persen yang menerima uang dan memilih yang memberi uang.

“Oleh karena itu, menjelang hari pemilihan, sisa upaya money politics inilah yang bisa dimanfaatkan incumbent untuk‎ mengejar ketertinggalannya,” ujar analis politik Mata Research Centre (MRC), Muhammad Basri, 2 Desember.

Menurut dia, massifnya upaya money politics itu menjadi tanda-tanda kekalahan incumbent. Apalagi dengan aksi yang dilengkapi instrumen kampanye hitam. “Money politics, kampanye hitam, itu adalah tanda-tanda kekalahan‎,” papar Basri yang juga mantan Koordinator Area PT Lingkaran Survei Indonesia (LSI) ini.

Pilkada Bontang diikuti dua pasangan calon. Head to head antara nomor urut 1 Adi Dharma-Isro Umargani dengan Bunda Neni-Basri Rase. Pilkada akan digelar serentak 9 Desember mendatang. (rls)

loading...
Click to comment
To Top