Sejak Masih Kelas 1 STM Jadi Teroris, Dilatih Berperang Hingga Ilmu Intelijen – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Sejak Masih Kelas 1 STM Jadi Teroris, Dilatih Berperang Hingga Ilmu Intelijen

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Abdurrahman Ayub menceritakan pengalamannya ketika masih menjadi teroris. Ayub mengaku pernah berlatih militer di hutan kawasan Sabah, Malaysia.

Saat itu, dia masih berusia 17 tahun. “Kami hidup dan berlatih di hutan Sabah, Malaysia. Banyak pelatihan yang kami dapat di situ,” kata Ayub, Kamis (3/12) kemarin.

Awalnya, Ayub melakukan jihad ke Afganistan pada 1982 silam. Setelah kembali dari jihad, dia diberi kepercayaan menjadi ketua wilayah mantiki empat. Yakni, Australia, Papua Nugini dan Selandia Baru.

[baca juga: Provinsi Kaltara Strategis untuk Para Teroris]

[baca juga: Terpidana Teroris Poso Dipindahkan ke Mataram]

[baca juga: Ada Ancaman Teroris di Istana, Begini Komentar Kapolri]

[baca juga: Kapolres Bogor: Ini Informasi A-1, Bodetabek Dikepung Teroris]

Selama bergabung, dia dilatih berperang. Dia juga mendapatkan ilmu intelijen dan latihan survival (kelangsungan hidup). Ayub mengaku berhadapan dengan banyak masalah selama menjadi teroris.

Dia juga sempat hidup di hutan saat dikejar polisi. “Saya jadi teroris dari kelas 1 sampai kelas 2. Dan saat itu, saya masih  berstatus pelajar di Sekolah Teknik Mesin (STM),” ujar Ayub. (kp3/jos/jpnn)

To Top