Asdar: Antisipasi Kecurangan di TPS – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Asdar: Antisipasi Kecurangan di TPS

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR – Direktur Lembaga Advokasi & Hukum Pilkada Indonesia (LIHAI), Asdar Thosibo mengingatkan perlunya antisipasi kecurangan dalam pilkada serentak 9 Desember karena tidak menjamin.

“Namanya kecurangan bisa saja terjadi di mana dan kapanpun. Seketat apapun pengawasan itu, tapi bukan berarti dibiarkan begitu saja,” ujar Asdar Thosibo, Senin 7 Desember.

Karena itu penyelenggara KPU, KPPS, PPK dalam pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara serta rekapitulasi suara bekerja secara profesional, transparan, jujur dan adil.

“Dengan memahami dan melaksanakan aturan dengan baik tidak justru ternodai dengan melakukan kecurangan. Ingat jika ini terjadi akan dikenai sanksi pidana dan bisa menimbulkan konflik,” tandasnya.

[NEXT-FAJAR]

Asdar mengimbau panwas kabupaten/kecamatan mengoptimalkan fungsi pengawasannya. Demikian pula halnya dengan PPL, pengawas TPS, saksi mandat paslon, pemantau, media, dan pengamanan serta masyarakat untuk ikut berkontribusi mengawasi politik uang, proses pemungutan, penghitungan dan rekap suara agar tidak terjadi kecurangan untuk penambahan atau pengurangan suara yang dapat merugikan salah satu pasangan calon, “Jika terjadi kesalahan dan atau kecurangan baik pada tahap tahap kampanye menjelang hari H,” katanya.

Tahap persiapan, pemungutan, penghitungan suara dan rekap suara, pengawalan kotak suara, mempengaruhi atau mengarahkan pemilih untuk memilih calon tertentu. Untuk itu kertas suara yang yang lebih atau kertas suara yang rusak, jika terjadi kesalahan dan atau kecurangan dan potensi kecurangan lainnya, Maka solusinya sudah diatur dalam UU dan PKPU.

Jadi lanjut Asdar, tidak dibenarkan berbuat anarkis dengan dalil tidak ada solusi aturan sudah tersedia mekanisme penyelesaiannya dan saksi hukumnya. Oknum penyelenggara yang tidak melakukan perbaikan jika terjadi kesalahan dan pihak saksi mandat paslon dapat keberatan.

Guna mencegah kecurangan, Asdar mengimbau semua pihak mengawasi dan saksi mandat paslon diingatkan melihat dan menghitung dengan cermat teliti Form C1 Kwk, “Insya Allah jika semua komponen memahami regulasi dan bekerja secara maksimal, maka kecurangan tidak akan terjadi,” tutupnya.(arifuddin/zainuddin saleha/FAJARONLINE)


Click to comment
To Top