JPU Tuntut Rio Capella 2 Tahun Penjara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

JPU Tuntut Rio Capella 2 Tahun Penjara

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sidang Bekas Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella di Pengadilan Tipikor Jakarta sudah menginjak agenda mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Senin (7/12). Dalam sidang tersebut JPU, menilai Patrice terbukti secara sah dan meyakinkan telah menerima suap sebesar Rp 200 juta dari Gubernur nonaktif Sumut Gatot Puji Nugroho dan istrinya Evi Susanti. Atas perbuatannnya itu, dia dituntut 2 tahun penjara.

“Meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Patrice Rio Capella berupa pidana penjara selama 2 tahun dan denda sebesar Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan,” kata Jaksa Budi Sarumpaet saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Rabu (7/12).

JPU menilai mantan Anggota Komisi III DPR terbukti bersalah melanggar Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Pasal 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sesuai dakwaan kedua.

Dalam mengajukan tuntutan hukuman bagi Patrice, JPU memiliki pertimbangan yang memberatkan dan meringankan. Pertimbangan yang memberatkan adalah, Patrice sebagai penyelenggara negara dinilai bertentangan dengan spirit pemerintah dalam pemberantasan korupsi‎.

“Pertimbangan yang meringankan terdakwa sopan di persidangan, belum pernah dihukum, mengakui dan menyesali perbuatannya, memiliki tanggungan keluarga, dan terdakwa mengajukan sebagai justice collaborator,” ujar Jaksa

[baca juga: Permintaan Rio Capella Jadi Justice Collaborator Masih Digantung KPK]

[baca juga: Nah, Akhirnya Rio Capella Ngaku Dapat Duit Buat Ngopi Rp200 Juta]

Menurut JPU, suap sebesar Rp 200 juta dari Gatot dan Evy itu diberikan melalui kawan Patrice yang juga anak buah pengacara kondang OC Kaligis, Fransisca Insani Rahesti. Nah, karena menerima uang itu, dia pun dinilai terbukti menerima hadiah atau janji yang berkaitan dengan jabatannya selaku anggota Komisi III DPR.

Tujuannya, Patrice selaku anggota komisi III DPR dan sekjen Partai NasDem itu bisa memfasilitasi islah antara Gatot Pujo Nugroho dan wakilnya Tengku Erry Nuradi usai Gatot ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana bansos oleh Kejaksaan Agung.

Uang itu juga diberikan agar Patrice berupaya mengkomunikasikan duduk perkara Gatot kepada pihak Korps Adhiyaksa. (put/jpg) 

loading...
Click to comment
To Top