Sidang MKD Harusnya Digelar Tertutup, Kalau Terbuka Melanggar Aturan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Sidang MKD Harusnya Digelar Tertutup, Kalau Terbuka Melanggar Aturan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politikus Partai Gerindra di DPR, Supratman Andi Agtas mengharapkan Setya Novanto bisa hadir memenuhi panggilan yang duduk di Mahkamah Kehormatan DPR (MKD) hari ini. Supratman yang juga anggota MKD mengatakan, Setnov -sapaan Setya- justru akan rugi jika tak hadir untuk memberikan keterangan pada persidangan atas kasus yang kini terkenal dengan istilah Papa Minta Saham itu.

”Kalau beliau (Setnov) tidak hadir, itu merugikan karena kapasitasnya sebagai teradu,” katanya di Cikini, Minggu (6/12).

Supratman telah menerima informasi bahwa Setnov akan memenuhi panggilan MKD. Namun, sidang terhadap Setya belum tentu digelar secara terbuka sebagaimana dua sidang sebelumnya.

[baca juga: Pemerintah Harus Ambil Alih Freeport]

[baca juga: Disinyalir Ada Lobi Politik di Balik Kisruh Freeport]

[baca juga: Pelanggaran Setya Novanto Terlalu Berat!]

[baca juga: Perpanjangan Kontrak Freeport Sarat KKN]

Supratman mengatakan, sidang MKD seharusnya digelar tertutup. Menurut dia, sidang terbuka justru melanggar aturan. “Sidang MKD seharusnya tertutup. Tetapi, kita lihat kesepakatan besok (hari ini, Red),” ujar anak buah Prabowo Subianto di Gerindra yan duduk di Komisi VII DPR itu.

Terpisah, pengamat politik dari Populi Center, Nico Harjanto menyatakan, kehadiran Setnov tentu ditunggu banyak kalangan. Terutama untuk mendengar pengakuan Setnov  tentang isi rekaman yang memuat pembicaraan wakil ketua umum Golkar itu dengan bos PT Freeport Indonesia (PTFI) Maroef Sjamsoeddin dan pengusaha M Riza Chalid.

“Saya yakin dia (Setnov, red) akan menjelaskan semua yang dia ketahui, tentu saja versi Pak Novanto,” ujar Nico. (byu/lus/c9/kim/JPG)

loading...
Click to comment
To Top