Ayo Tangkap atau Laporkan Money Politik, Hadiah Rp5 Juta Menanti – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Ayo Tangkap atau Laporkan Money Politik, Hadiah Rp5 Juta Menanti

FAJAR.CO.ID, BONTANG — Setelah berhasil mengamankan pelaku money politik yang bekerja untuk pasangan Adi Dharma-Isro Umarghani,  warga Bontang semakin meningkatkan kewaspadaan. Mereka tidak ingin pesta demokrasi untuk memilih pemimpin yang lebih baik kali ini tergadaikan hanya dengan uang ratusan ribu rupiah.

Untuk membendung aksi bagi-bagi uang yang sudah terang-terangan dilakukan lawannya, Tim Bunda Neni-Basri Rase (Nebas) menyiapkan sayembara menangkap pelaku money politik. Hadiahnya tidak main-main, Rp5 juta.

“Sangat santer kabar masih ada yang mencoba membeli suara rakyat dengan uang. Dan kabarnya mereka akan membeli itu di hari tenang ini. Nah, supaya warga bisa dapat uang lebih banyak, kami akan menyiapkan hadiah Rp5 juta yang bisa menangkap pelakunya” kata tim Nebas, Kahar Kalam, Senin 6 Desember 2015.

Atau, jika masyarakat takut dengan orang yang membagikan, cukup memberikan laporan saja dengan bukti, maka juga akan mendapat hadiah. “Kami akan menyembunyikan identitas pelapor,” kata Kahar lagi.

 

[NEXT-FAJAR]

Menurut Kahar, daripada hanya dapat uang Rp200.000 rupiah, lebih baik laporkan yang bagi-bagi uang, maka gantinya dapat Rp5 juta. “Tim harus paham sekarang. Nebas hanya bisa dikalahkan dengan curang. Termasuk dengan money politik. Jadi jangan lengah,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Nebas berhasil menangkap tangan pelaku money politik dan black campaign pada pasangan Nebas, akhir bulan Nobember. Mereka adalah orang dari Citra Publik Indonesia (CPI), anak perusahaan Lingkaran Survey Indonesia (LSI). Mereka bekerja untuk memenangkan pasangan Adi-Isro. Dari tangan mereka diamankan puluhan juta dan alat peraga black campaign.

Tim pemenangan Adi-Isro, membantah mereka yang tertangkap memang disuruh oleh Adi-Isro. Sayangnya, bantahan itu bertolak belakang dengan bukti komunikasi antara Isro dengan Sasmoko, orang CPI yang tertangkap tangan.

Panwaslu Bontang memastikan segala unsur pidana sudah terang benderang dalam kasus penangkapan tersebut. “Kami anggap sudah sangat memenuhi unsur,” tegas Ketua Panwaslu Bontang, Agus S. (ysd)

Click to comment
To Top