Pos Polisi Palu Diteror Bom, Gegana Langsung Ledakkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pos Polisi Palu Diteror Bom, Gegana Langsung Ledakkan

FAJAR.CO.ID, PALU — Warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, digegerkan bungkusan diduga bom di pos polisi, Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Senin (7/12/2015).

Bungkusan berisi rangkaian elektronik berupa kabel, baterai yang disertai lampu LED itu, membuat panik para siswa SDN 3 Palu dan SMPN 1 Palu, yang tak berjauhan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam waktu singkat, anggota penjinak bom dari satuan Gegana Brimob Polda Sulteng melakukan disklaster (menghancurkan) benda tersebut. Temuan, benda yang diduga bom pertama kali ditemukan pemulung bernama, Sakiran (59) itu.

“Saya tiap hari cari-cari gelas. Saya melihat di Pos Polisi ada benda yang menyala-nyala,” ujar warga dari Kelurahan Besusu ini.

Menurut perkiraanya benda itu, ditemukan pertama kali sekitar setengah enam pagi. Saat itu belum ada anak sekolah yang masuk. “Biasanya kalau saya lewat ada polantas, tadi ini, (kemarin, red) tidak ada,” sebutnya.

“Kalau saya lihat di Tv-Tv kayaknya (temuan, red) seperti bom,” tambahnya, menjawab setelah ditanya perasaan melihat benda itu.

[NEXT-FAJAR]

Sementara Kapolres Palu AKBP Basya Radyananda, menilai bahwa benda mencurigakan itu sebatas barang mencurigakan dan belum bisa dipastikan apakah itu sebuah bom.

“Kapan kita tentukan bahwa itu bom, nanti berdasarkan analisa sesuai penanganan di TKP berdasarkan disposal,” terang Kapolres.

Dijelaskan setelah dilakukan olah TKP dan mempelajari temuan alat itu, memang ada rangkaian barang elektronik. “Barang ini akan dianalisa dulu. Prosedur kita apa bila menemukan barang mencurigakan maka kita berkomunikasi dengan penjinak bom,” katanya.

Kapolres menekankan bahwa memang menjelang voting day pemilu serentak tahun ini, sudah ada kerawanan-kerawanan yang sudah dipetakan oleh aparat kepolisian.

“Tetapi saya mengimbau kepada mayarakat tidak usah panik karena kami sudah punya langkah-langkah antisipasinya,” pungkasnya.

Saksi mata lain, seorang penjual nasi kuning di simpang empat Gatot Subroto – Ir Juanda, Yuningsih (23) mengungkapkan, terdapat dua pria yang mencurigakan datang menghampirinya sekitar pukul 02.30 wita dini hari, Senin (7/12/2015).

 [NEXT-FAJAR]

Ia menjelaskan, dua pria ini seperti berpura-pura membeli nasi kuningnya ketika itu, karena selama dihadapannya kedua pria ini hanya terfokus ke arah Pos Polisi (TKP, red).

Ciri-ciri dari dua pria itu, kata Yuningsih, yang satu masih berusia muda, dan temannya lagi sudah berumur.

Sebutnya, karena sudah dipengaruhi rasa kantuk, Yuningsih tidak terlalu melihat secara jelas merek kendaraan roda dua yang digunakan oleh dua pria yang mencurigakan itu.

Setelahnya, cerita Yuningsih, sebelum kedua pria ini menancap gas untuk pergi, mereka melihat-lihat terlebih dahulu situasi di sekitar pos polisi (TKP, red).

Bahkan, mereka menyempatkan berhenti di depan Pos Polisi. Dan  salah seorang dari dua lelaki itu sempat menunjuk ke salah satu arah di sekitar Pos Polisi.

“Dia pura-pura beli nasi kuningku, tetapi selalu melihat ke arah pos polisi. Mereka belum ada bawah bungkusan atau barang yang sama ditemukan di pos polisi itu. Yang satu pria itu memakai jaket, satunya lagi kaos oblong. Kedua pria ini  berkulit gelap dan bersih,” ungkapnya.  (JPG/FAJARONLINE)

loading...
Click to comment
To Top