Begini Proses Terungkapnya Pelaku Pembunuhan Andi Nizar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Begini Proses Terungkapnya Pelaku Pembunuhan Andi Nizar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Terkuaknya misteri pembunuhan Andi Nizar tak lepas dari peran aktif tim Resmob Polsek Rappocini dan IT Dokkes Polda Sulsel. Penyidik telah memastikan, pembunuh Andi Nizar adalah Supratman, yang tak lain adalah junior korban di Mapala STIEM Bongaya.

Terungkapnya kasus ini berdasarkan acuan beberapa petunjuk yang diperoleh sebelumnya. Penyidik berpedoman pada hasil penelusuran yang dilakukan tim IT Dokkes Polda Sulsel bersama aparat Polsek Rappocini. Indikasinya didasarkan atas posisi korban dan pelaku. Baik itu sesaat, maupun sesudah kejadian.

Saat kejadian, Supratman berada diwaktu yang sama dengan korban. Yakni tepat didepan MAN Model dan Kantor Samsat Makassar. Dasarnya diperoleh dari hasil pelacakan IT yang dilakukan tim IT Dokkes Polda Sulsel.

Hanya berselang beberapa menit, Supratman kemudian meninggalkan korban di lokasi. Dan hanya dalam tempo kurang lebih empat jam, posisi terduga pelaku sudah berada di Kabupaten Sidrap, 6 Desember lalu.

[NEXT-FAJAR]

Selasa 8 Desember sore tadi, Tim IT Dokkes Polda Sulsel bersama Penyidik Polsekta Rappocini meluncur ke Sidrap. Alhasil, rekan pelaku bernama Andi Surya Vega berhasil diamankan.

Surya adalah orang pertama yang didatangi oleh Supratman saat tiba di Sidrap. Kepada Surya jugalah, Surya mengakui perbuatannya.

“Benar pak. Supratman yang bunuh. Dia sendiri yang cerita sama saya waktu baru tiba di Sidrap, Minggu pagi,” akunya saat diamankan.

Surya mengatakan, saat tiba, Supratman dalan kondisi berlumuran darah. Terlebih pada pakaian dan badik yang digunakannya.

[NEXT-FAJAR]

“Dia bilang, dia tikam itu seniornya, karena di hukum ki push up dan dimarahi di depan anggota mapala lainnya,” sambungnya.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap Supratman. Beberapa lokasi masih dihunting lantaran petugas kehilangan jejak. (zakiyuddin akbar/FAJARONLINE)

loading...
Click to comment
To Top