Kodim 1422 Renovasi Rumah Warga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Kodim 1422 Renovasi Rumah Warga

FAJAR.CO.ID, MAROS — Dua rumah milik warga di Dusun Buamata, desa Minasaupa Kecamatan Bontoa, Maros yang diporak-porandakkan angin puting beliung, beberapa waktu lalu mendapatkan bantuan dari TNI Kodim 1422 Maros, Rabu 9 Desember.

Beberapa anggota TNI Kodim 1422 memberikan bantuan berupa pembangunan kembali rumah panggung yang baru. Komandan Kodim (Dandim) 1422 Maros, Letkol Inf Sunarto kemarin mengatakan, pihaknya sudah sejak seminggu lalu membantu warga memperbaiki rumah yang rusak parah. Menurutnya, sudah menjadi tanggung jawab TNI untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kami membangun kembali rumah warga yang hancur dan roboh akibat terjangan angin puting beliung. Semuanya dibangun dari awal lagi. Sejauh ini baru dua rumah yang kami bangun kembali. Kedua rumah ini memang masuk dalam kategori rusak berat,” katanya kemarin kepada wartawan.

Sementara untuk rumah yang masuk kategori rusak sedang dan rusak ringan, Sunarto mengaku tetap akan memberikan bantuan. Namun untuk saat ini, memang hanya memprioritaskan dua rumah yang masuk kategori rusak parah terlebih dahulu. “Kedua pemilik rumah itu atas nama Rahman dan Suri. Kami menargetkan rumah itu sudah siap dihuni pekan depan,” jelasnya.

Untuk melancarkan bantuan ini kata Sunarto, Kodim 1422 Maros menggandeng BRI sebagai mitra untuk menyalurkan bantuannya. “Kami mengucapkan terima kasih untuk pihak yang telah membantu dan menjadikan TNI sebagai partner dalam menyalurkan bantuan korban puting beliung ini seperti BRI Cabang Maros.

Sementara itu salah satu pemilik rumah, Rahman menuturkan, dengan bantuan itu dirinya merasa sangat senang. Pasalnya rumah yang selama ini digunakannya untuk menetap roboh karena terjangan angin puting beliung. Tak ada lagi yang bisa dia selamatkan. Sembari menunggu rumahnya dibangun kembali, Rahman untuk sementara menumpang di rumah kerabatnya yang terletak tak jauh dari rumahnya.

“Kami bersyukur mendapatkan bantuan ini. Karena memang kami tidak punya rumah lagi. Setelah kejadian angin puting beliung, kami harus menumpang di rumah kerabat, ” jelasnya. (M Haris Syah/FAJARONLINE)

Click to comment
To Top