AIS: Berhenti Memprovokasi, Rakyat Ingin Tenang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

AIS: Berhenti Memprovokasi, Rakyat Ingin Tenang

FAJAR.CO.ID, BARRU – Komitmen pasangan Andi Idris Syukur-Suardi Saleh (AIS) menciptakan pilkada damai patut diacungi jempol. Meski sudah menang versi hasil hitung cepat, termasuk data yang dipegang masing-masing saksi di setiap TPS. Namun pasangan irtu tetap menunjukkan kesantunannya dengan tidak melakukan eforia berlebihan.

Padahal konvoi atau arak-arakan bisa saja dilakukan kubu pasangan nomor urut 3 itu mengingat selisih hasi hitung cepat di atas 2 persen. Hanya saja sebagai bentuk penghormatan ke kubu yang kalah, dan tidak ingin memancing keributan, maka pasangan tersebut memilih menggelar syukuran dan doa bersama.

Meski demikian, komitmen damai yang sudah ditunjukkan AIS selama tahapan pilkada, termasuk pasca-menang versi hitung cepat tampaknya kurang berlaku bagi kubu tertentu yang justru terkesan memobilisasi massa mengepung KPU, dan seolah-olah ingin memutar balikkan data penghitungan.

Juru bicara AIS, Arif Saleh mengatakan, komitmen damai dan siap menang-kalah yang sudah disepakati masing-masing kandidat seharusnya dipegang teguh pasangan. “Berhentilah memprovokasi, apalagi mau melempar isu yang tidak sesuai kenyataan. Kasihan rakyat. Mari kita menunggu hasil resmi KPU, dan berlapang dada mengakui siapapun pemenang,” harap Arif, Rabu 9 Desember.

Arif mengaku, dugaan politik uang yang dihembuskan kubu yang merasa tidak puas itu justru tak beralasan. Sebab faktanya, politik uang diduga justru mereka yang melakukannya.

Indikasinya, lanjut dia, kasus politik uang sedang berproses di Polres Barru dengan bukti-bukti rekaman kandidat yang terang-terangan membagi-bagikan uang. Begitu pun undian umrah yang pengisian kuponnya hampir di semua wilayah.

Selain itu, kubu AIS kembali meminta dan menghimbau pendukung dan simpatisannya agar tetap menjaga suasana kondusif tanpa terpancing dengan provokasi-provokasi pihak tertentu yang terkesan ingin menghalalkan segala cara. “Sekali lagi, ini kemenangan rakyat. Mari kita berangkulan tangan kembali membangun dan memajukan daerah, seperti pesan Bapak Andi Idris Syukur,” tandas mantan wartawan tersebut. (*/FAJARONLINE)


Click to comment
To Top