Rekap KPU Pastikan Kemenangan Idris-Suardi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Rekap KPU Pastikan Kemenangan Idris-Suardi

FAJAR.CO.ID, BARRU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) merampungkan rekapitulasi perolehan suara berdasarkan formulasi C1 pilkada Barru. Hingga pukul 19.00 Wita, perolehan suara yang ditampilkan di website KPU, datanya sudah mencapai 99 persen. Di tabulasi  masing-masing wilayah yang ditampilkan, duet Andi Idris Syukur-Suardi Saleh berada di posisi teratas atau menjadi pemenang.

Di tabulasi yang datanya berdasarkan penghitungan suara di TPS, Idris-Suardi mendulang dukungan 38.295 suara atau 38,32 persen. Disusul Malkan Amin-Salahuddin Rum 37.304 (37,33 persen). Sementara Andi Anwar Aksa-Adhan mendulang suara 24.334 (24,35 persen).

Berdasarkan rekapitulasi C1 KPU tersebut, maka  rekapitulasi manual di tingkat kecamatan dan kabupaten, hanya sisa formalitas saja. Sebab angka-angkanya diyakini tidak akan banyak mengalami perubahan, sebab data-datanya dari sumber yang sama di setiap TPS.

Kemenangan Idris-Suardi di Barru, memang sudah diketahui sesaat setelah penghitungan suara digelar di TPS, Rabu 9 Desember mengingat semua lembaga yang menggelar quick count maupun real count, mengunggulkan Idris-Suardi.

Persentase kemenangan Idris-Suardi dengan rekap KPU, memang terdapat beberapa perbedaan. Sebab, rata-rata yang menggelar hitung cepat mengunggulkan pasangan nomor urut 3 di atas 2%. Sesuai tahapan, rekap manual di tingkat kecamatan, rencananya dilakukan mulai Jumat (11/12). Setelah itu rekap dan penetapan pasangan terpilih di tingkat kabupaten, pekan depan.

Terkait kemenangan itu, Juru Bicara AIS meminta kepada masing-masing saksi di setiap tingkatan, terutama di tingkat kecamatan untuk menjaga perolehan suara tersebut.

“Secara internal, kita juga punya data secara manual berdasar C1 di masing-masing TPS yang kami rampungkan, kemarin. Memang AIS memiliki suara tertinggi. Dan tentu, data internal akan kami sandingkan dengan data rekap KPU,” kata Arif.

Terkait hasil final rekapitulasi KPU di website, Arif berharap semua pihak bisa berlapang dada untuk menerimanya, tanpa ada lagi yang menggiring opini ke masyarakat mengklaim-klaim kemenangan.

“Tentu keputusan resminya tetap saat rekap manual dan penetapan di KPU. Tapi dengan adanya data-data ini, kita harapkan semua pihak bisa menerima kenyataan, tanpa ada lagi yang menciptakan opini di luar dari data-data tersebut,” tambah matan wartawan tersebut. (*/FAJARONLINE)


To Top