Kapolda: Masyarakat Jangan Terhasut. Paslon Pasti Klaim Diri Menang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Kapolda: Masyarakat Jangan Terhasut. Paslon Pasti Klaim Diri Menang

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Pudji Hartanto memastikan hingga kini tahapan pemilihan kepala daerah di sebelas kabupaten berlangsung kondusif. Pihaknya berjanji mengawal keamanan hingga pelantikan bupati terpilih. Namun aksi saling klaim kemenangan di antara para pasangan calon di masa rekapitulasi suara berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat.

“Maka dari itu sebaiknya masyarakat semua menahan diri dan jangan terprovokasi. Sebab jangan sampai terhasut, saya pikir masyarakat sudah tahu menilai yang baik,”katanya.

Pihaknya menganggap klaim kemenangan oleh kandidat bupati berdasarkan hasil hitung cepat sebagai hal yang wajar. Namun dia mengingatkan bahwa hasil tersebut belum tentu akurat, sebab masih berupa pengumpulan sampel populasi. “Hasil yang resmi masih harus menunggu rekapitulasi di KPU. Jadi, kandidat yang unggul di hitung cepat diimbau tidak terlalu larut dalam euforia,”jelasnya.

Pudji juga mengingatkan kandidat yang kalah dalam hitung cepat agar tidak terpancing. Apalagi jika sampai membuat keributan yang memicu konflik. “Kasihan kalau ada bakar-bakar, rusuh. Masyarakat yang rugi. Kalau menang, rakayakan dengan sujud syukur. Kalau kalah, tempuh jalur hukum,”jelasnya.

Polda Sulsel masih memberlakukan status siaga satu dalam pengawalan pilkada. Polisi akan menindak tegas jika ada yang dianggap melanggar prosedur keamanan. Sejauh ini, kata Pudji, belum ada tambahan personel untuk sebelas daerah. Namun penambahan kemungkinan di beberapa wilayah yang perkembangannya dianggap rawan. “Hingga malam kemarin, yang mengkhawatirkan itu baru pangkep dan goa. Daerah lain masih bisa diatasi,”terangnya.

Pada pilkada Bulukumba, dua paslon saling mengklaim telah menang. Mereka mengaku berdasarkan data real count yang ia kumpulkan dari semua TPS pada saat pencoblosan, rabu 9 desember. (Mustaqim/FAJARONLINE)


Click to comment
To Top