Tim Williams Fokus Aerodinamika FW38 – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Sport

Tim Williams Fokus Aerodinamika FW38

FAJAR.DO.ID, LONDON –  Sudah terbukti bahwa mesin V6 Mercedes mendominasi balapan Formula 1 dua musim belakangan. Namun Williams gagal memanfaatkannya untuk bersaing dengan Ferrari dalam perebutan posisi terbaik tim konstruktor 2015. Dalam pengembangan mobil barunya untuk musim depan skuad yang bermarkas di Grove, Inggris tersebut menyatakan bakal mengerahkan fokusnya pada area aerodinamika.

Williams hanya mampu mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen konstruktor akhir musim ini. Hasil yang sama selama dua musim terakhir. Semestinya mereka bisa memaksimalkan keunggulan mesin Mercedes di tengah kendornya performa rival mereka seperti Ferrari dan Red Bull yang memakai mesin Renault.

Kepala Bidang Performa Mobil Williams Rob Smedley mengaku semua uji coba di windtunnel terhadap FW38 saat ini akan berujung pada pada lahirnya sebuah mobil yang sama sekali berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Fokus tersebut bisa dimaksimalkan karena untuk urusan mesin Williams sudah tak perlu risau.

Mengenai progres pengembangan pembangunan mobil baru tersebut Smedley begitu bersemangat untuk segera mengetahui hasilnya. “Kami bisa jadi punya program pengembangan yang luar biasa, tapi Ferrari atau Red Bull bisa juga lebih hebat lagi. Memang relatif,”urainya dilansir Autosport.

Namun Smedley memberikan sinyal bahwa arah pengembangan sampai saat ini positif. Semua target tercapai. “Semuanya masih terus berjalan, ini adalah proses untuk membuat kami kembali ke persaingan di depan,”  paparnya.

Williams sempat menjadi tren di awal musim 2015. Khususnya dalam urusan aerodinamika. Hidung mobil lebih pendek tapi di waktu yang sama bisa lolos uji tabrakan dengan mudah membuat tim-tim lain iri. Sejalan dengan berjalannya waktu beberapa tim lain salah satunya Red Bull ikut-ikutan mengepras pendek moncong mobilnya.

Dengan regulasi teknis yang relatif stabil untuk musim depan diperkirakan mobil baru bakal hanya sebatas evolusi. Tidak ada revolusi besar-besaran. Bahkan di seri pamungkas musim ini di Abu Dhabi pembalap McLaren menyatakan setengah dari bagian mobil barunya nanti sudah dibangun sejak tahun ini.

Namun Smedley punya keyakinan berbeda. Dari data yang di dapat sepanjang uji coba di dalam windtunnel alias lorong angin perbandingan performa mobil 2015 dan 2016 jauh berbeda. “Jadi kami tidak bisa melakukan apapu dari satu sudut pandang aerodinamika saja,” tandasnya.

Bagian lain dari proses Research and Development (R&D) adalah menjajal banyak suku cadang baru hampir setiap hari. Bahkan dalam beberapa kesempatan diperlukan paket pembaruan mekanik besar-besaran untuk mengejar penambahan laptime secara signifikan. “Dan semua kemajuan pencapaian waktu lap terbaik itu kami dapat dari windtunnel di Grove,” ungkapnya.

Williams meraih empat podium sepanjang musim 2015. Masing-masing dua finis ketiga disumbangkan Felipe Massa dan Valtteri Bottas. Untuk kelas konstruktor mereka mereka sukses meraih 257 poin. Kalah jauh dibandingkan rival terdekat mereka Ferrari di tempat kedua dengan torehan 428 poin. (cak/indopos)

loading...
Click to comment
To Top