Kuasa Hukum Mucikari O dan F Protes: Kalau Nikita dan Puty Dipaksa, Mereka Kok Pasang Harga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Kuasa Hukum Mucikari O dan F Protes: Kalau Nikita dan Puty Dipaksa, Mereka Kok Pasang Harga

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Kuasa hukum tersangka germo berinisial O dan F protes atas tindakan polisi yang membebaskan Nikita Murzani dan Puty Revita karena dianggap sebagai korban.

Kuasa hukum keduanya, Osner Johnson Sianipar, mengatakan bahwa Nikita dan Puty bukan korban, sebab tidak ada unsur paksaan dalam proses transaksi.

Menurut Osner, O dan F hanya sebagai penghubung antara polisi yang menyamar sebagai pelanggan dengan Nikita dan Puty. Bahka kata dia, Nikita dan Puty sendiri yang menentukan tarif kencan. “Mereka korban kalau dipaksa. Ini, kan, enggak. Mereka juga yang pengin,” katanya baru-baru ini.

Osner pun memprotes penetapan kliennya sebagai tersangka. “Inilah kelemahan hukum Indonesia. Harusnya kedua belah pihak sama-sama mendapatkan perlakuan hukum yang sama,” ujar Osner. “Jadi, kalau NM dan PR disebut sebagai korban, saya keberatan.”

Sementara itu, Nikita Mirzani membantah keterlibatannya dalam bisnis prostitusi yang dijalankan O dan F. Dia menegaskan tidak mengenal dua pria tersebut.

“Saya tidak mengenal dan tidak pernah berkomunikasi dengan mereka,” katanya di sebuah kafe milik musikus Ahmad Dhani di Jakarta Pusat, Sabtu, (12/12//2015).

Seperti diketahui, polisi berhasil menangkap Nikita dan Puty di sebuah kamar hotel dalam sebuah operasi penyamaran. Diduga Nikita terlibat bisnis prostitusi online yang dijalankan O dan F.

Belakangan, kedua perempuan itu diserahkan kepada Kementerian Sosial karena dianggap sebagai korban perdagangan manusia. Menurut polisi, O dan F menawarkan Nikita Mirzani dan Puty Revita masing-masing dengan taris Rp 65 juta dan Rp 50 juta untuk kencan selama tiga jam. (ril/pj1)

loading...
Click to comment
To Top