KPK Periksa Menantu Ratu Atut – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

KPK Periksa Menantu Ratu Atut

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penyidikan kasus suap terkait pembahasan APBD Banten 2016. Hari ini (14/12), penyidik memeriksa Anggota DPRD Banten Adde Rosi Khoerunnisa sebagai saksi untuk tersangka Direktur PT Banten Global Development (BGD) Ricky Tampinongkol, yang kini telah berstatus tersangka.

Wanita berjilbab yang diketahui merupakan menantu mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu tiba di KPK sekitar pukul 10 pagi. Sayangnya, tak banyak kata yang keluar dari bibir Adde. “Ya, diperiksa saksi buat Ricky. Nanti aja ya, kita belum tahu,” kata Adde sesaat sebelum memasuki gedung KPK.

Seperti diketahui, KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus suap terkait APBD Banten tahun 2016. Yakni, Wakil Ketua DPRD Banten SM Hartono, Anggota DPRD Banten Tri Satrya Santoso, dan Direktur PT BGD Ricky Tampinongkol. Penetepan tersangka itu setelah ketiganya ditangkap penyidik KPK saat tengah melakukan transaksi suap di sebuah restoran di Serpong, Tangsel pada 1 Desember 2015.

Ricky diduga menyuap SM Hartono dan Tri Satrya untuk yang kesekian kalinya. Tujuannya, untuk memuluskan pembahasan APBD 2016. Di mana, di dalamnya berkaitan dengan pembentukan Bank Daerah Banten oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui PT BGD.

Dalam OTT pada 1 Desember lalu, KPK mengamankan barang bukti berupa uang suap yang diberikan Ricky kepada dua wakil rakyat Banten tersebut. Yaitu sebesar USD 11 ribu dan Rp 60 juta yang ditemukan dalam tas SM Hartono dan Tri Satrya Santoso.

Informasi dihimpun, Pemprov Banten menggelontorkan dana APBD 2016 sebesar Rp 250 miliar kepada PT BGD untuk mewujudkan terbentuknya Bank Banten. ‎Namun, dengan adanya kasus suap ini, pembentukan Bank Banten terancam batal. (put/jpg)

loading...
Click to comment
To Top