Oknum KPPS Diduga Terlibat Penggunaan C6 Orang Lain – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Oknum KPPS Diduga Terlibat Penggunaan C6 Orang Lain

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Panitia pengawas pemilu (panwaslu) Bulukumba mensinyalir adanya keterlibatan oknum kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) yang terlibat.

Pada kasus dugaan penggunaan surat undangan memilih atau formulir C6 milik orang lain saat pemungutan suara 9 Desember.  Itu terungkap saat rapat Sentra Penanganan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di kantor Panwaslu setempat.

Sentra yang terdiri atas gabungan tiga lembaga, panitia ppngawas pemilu, kepolisian serta lejaksaan itu membahas penggunaan C6  orang lain di Desa Topanda, Kecamatan Rilau Ale. Ada warga yang mendatangi TPS dengan membawa C6 milik orang lain.

Itu berdasarkan laporan warga setempat yang juga tim dari paslon nomor tiga, Idrus Paturusi ke panitia pengawas. “Kemungkinan itu sangat ada keterlibatannya. Pertanyaannya, kenapa bisa membiasakan atau memfasilitasi orang menggunakan C6 yang tidak sesuai identitasnya pada saat pencoblosan itu,” uar Ketua Panwaslu Bulukumba, Andi Amin, Senin 14 Desember.

Hanya saja, belakangan pelapor menarik laporan tersebut karena dianggap tidak cukup bukti. Amin mengungkapkan penarikan laporan tidak serta-merta menghentikan proses penyelidikan. Panwas bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu terus berupaya mencari tahu kebenaran laporan. Pelapor kini diarahkan untuk melaporkannya sebagai pidana umum di kepolisian.

Amin mengatakan, Panwas tidak bisa mengusut dugaan penggunaan C6 milik orang lain karena pelaku yang dimaksud tidak jelas identitasnya. KPPS yang diinterogasi juga menyatakan tidak tahu-menahu soal itu. “Makanya kita harap penyelidikan di polisi bisa lebih mendalam. Pelapor juga bisa lebih detail menjelaskan,” ujarnya. (taq/FAJARONLINE)


Click to comment
To Top