Empat Anggota DPRD Muba Resmi Ditahan KPK – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Empat Anggota DPRD Muba Resmi Ditahan KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka suap terkait pembahasan APBD Musi Banyuasin, Sumatera Selatan tahun 2015, Selasa (15/12) sore. Mereka adalah pimpinan dan anggota DPRD Musi Banyuasin (Muba) 2014-2019, yakni Riamon Iskandar, Islan Hanura, Aidil Fitri, dan Darwin AH.

Keempat wakil rakyat itu disangka sebagai penerima suap dari Bupati Muba Pahri Azhari guna memuluskan pembahasan RAPBD 2015. Penahanan dilakukan setelah mereka menjalani pemeriksaan sejak pukul 10 pagi.

Pelaksana harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, keempat tersangka itu ditahan untuk 20 hari pertama. Lokasi penahanannya adalah Rutan KPK dan Rutan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

“Untuk kepentingan penyidikan KPK melakukan upaya penahanan terhadap empat anggota DPRD Muba di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Mereka adalah RIS, DAH, IS, dan AF,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (15/12).

Dalam perkara ini, KPK juga telah menetapkan Pahri dan istrinya, Lucianty yang juga anggota DPRD Sumatera Selatan sebagai tersangka. Mereka menyusul menjadi tersangka setelah KPK sebelumnya menggelar operasi tangkap tangan (OTT) atas empat pejabat dan anggota DPRD Muba pada Juli lalu.

Keempat tersangka sebelumnya adalah Bambang Karyanto dari Fraksi PDIP, Adam Munandar (Fraksi Gerinda), Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Muba Syamsudin Fei dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muba Fasyar.

Dalam pengembangan penyidikan, KPK menetapkan empat tersangka lagi. Mereka adalah Ketua DPRD Muba, Riamon Iskandar (RIS), dan Wakil Ketua DPRD Muba Darwin A. H (DAH), Islan Hanura (IH), serta Aidil Fitri (AF). (put/jpg)

loading...
Click to comment
To Top