Legislator-Mantan Legislator Bulukumba Masih Berutang Rp2,1 Miliar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Legislator-Mantan Legislator Bulukumba Masih Berutang Rp2,1 Miliar

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA– Anggota dan mantan anggota DPRD Bulukumba tercatat masih berutang Rp2,1 miliar dari total Rp2,3 miliar. Mereka belum mengembalikan dana tunjangan komunikasi insentif (TKI) ke kas negara. Ketua Divisi Anggaran Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Bulukumba, Bakir Abubakar menjelaskan, dari data yang dimiliki masih ada beberapa mantan dan anggota DPRD yang belum mengembalikan dana tersebut. Dari total keseluruhan anggota dewan periode 2004­2009 yang berjumlah 35 orang saat itu hanya 5 persen yang bersedia mengembalikan, selebihnya belum terkonfirmasi. “Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2007 tentang kedudukan protoker dan keungan DPRD, dana TKI harus dikembalikan. Saat itu untuk anggota dapat Rp64 juta dan ketua Rp 120 juta lebih. Sampai sekarang belum sepenuhnya di kembalikan ke negara,” tegasnya, Rabu 16 Desember.

Dia mendesak kepolisian mengambil alih kasus tersebut untuk bertegas para mantan anggota dewan termasuk yang masih menjabat sekarang ini untuk mengembalikan uang rakyat tersebut.

Jika tidak ada niatan baik, maka tidak ada pilihan lain selain membawa kasus ini ke pengadilan. “Kalau memang tidak mau dikembalikan, proses secara hukum. Saya kira itu lebih baik dari pada harus menunggu sesuatu yang jelas-jelas sudah tidak ada niat baiknya,” tegas Bakri.

Koordinator Kopel Bulukumba, Muh. Jafar menambahkan, sejauh ini baru ada tiga orang yang mengembalikan dana tersebut ke negara, yakni H. Baharuddin (PKS), HA. Bahman (Golkar), A. Makmur (Golkar), dan A. Ahmad Nur PDIP). Sementara 32 lainnya masih tetap ngotot enggan mengembalikannya.

Seperti di antaranya, Andi Muttamar Matottorang (mantan ketua), HM, Juharta, Andi Alimuddin Pana, dan Andi Bazo Zulkarnaen yang tidak lagi terpilih dalam Pileg 2014 kemarin. Sementara legislator masih duduk saat ini termasuak Abu Thalib, Fahidin HDK, Andi Mustamin Patawari Philips, Andi Edy Manaf, dan Abd. Kahar Muslim.

“Dan masih ada beberapa nama lainnya yang belum saya sebutkan. Yang jelas mereka belum mengembalikan, dan wajib mengembalikannya,” pangkasnya. (mustaqim musma/zainuddin saleha/FAJARONLINE)

loading...
Click to comment
To Top