Lengser dari KPK, Ruki Rintis Bisnis Kecil-kecilan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Lengser dari KPK, Ruki Rintis Bisnis Kecil-kecilan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Masa jabatan pimpinan KPK jilid III bakal segera berakhir seiring proses pemilihan calon komisioner baru melalui fit and proper test di Komisi III DPR. Para pimpinan KPK saat ini pun bersiap mengakhiri jabatannya dan telah memiliki berbagai rencana ke depan setelah tak lagi menjabat.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Taufiequrrahman Ruki termasuk yang sudah punya agenda tersendiri jika kelak lengser. Bekas polisi itu memilih kembali ke masyarakat dan menjadi warga biasa.

Namun, Ruki juga sudah merintis bisnis kecil-kecilan. “Bukan cuma untuk menjaga agar fisik dan pikiran masih tetap fit dan fresh, tetapi hidup kan juga masih harus diisi dengan hal yang positif dan produktif,” ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan, Rabu (16/12).

Menurutnya, tak ada bedanya menjalani bisnis dengan mengabdi kepada negara sebagai pimpinan KPK. Ruki bahkan mengaku sidah menghapus kata-kata mau, ingin, dan senang dalam kamus hidupnya. Dengan demikian dia hanya menjalani segala sesuatu yang telah diamanatkan padanya.

“Apalagi ambisi. ‎Saya hanya akan jalani saja apapun keputusan Tuhan untuk saya. Kalaupun saya berbisnis itu bukan juga karena berorientasi untuk mencari profit yang banyak, tapi untuk mencari sekadar cukup untuk menutup biaya aktifitas sosial saya,” tuturnya.

Sama halnya dengan berbisnis, mantan komisaris utama Bank Jabar Banten (BJB) itu menganggap posisi  pelaksana tugas pimpinan KPK merupakan sebuah panggilan negara yang ia coba untuk menjalankannya sebaik mungkin. Menurutnya, tak pernah ada ambisi pribadi, keinginan, dan agenda apapun di dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pimpinan sementara di komisi antirasuah.

“Tujuannya cuma satu save KPK, save pemberantasan korupsi. Tentu dalam cara melaksanakannya beda beda antara saya dengan Antasari Azhar, dengan Busyro Muqoddas dan dengan Abraham Samad,” kata dia.

Ruki merasakan perbedaan tentang cara pimpinan KPK jilad I, II dan II. “Itu karena waktu dan kondisinya juga sudah berbeda,” pungkas bekas komisioner KPK jilid I itu. (put/jpg)

loading...
Click to comment
To Top