Novanto Layak Dipecat dan di Pidana! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Novanto Layak Dipecat dan di Pidana!

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Skandal Papa Minta Saham yang diduga melibatkan Ketua DPR RI Setya Novanto kini tengah berproses di Mahkamah Kehormatan DPR. Mengamati dinamika dan proses sidang etik yang tengah berlangsung, MKD hingga sampai pada proses pengambilan keputusan saat ini lebih menunjukkan sikap mengedepankan pembelaan pribadi Setya Novanto dibandingkan upaya penegakkan etika sebagaimana mestinya.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenggala Center Syamsuddin Radjab melalui rilis yang diterima Redaksi Fajar.co.id. Menurutnya pembelaan yang dilakukan oleh sejumlah anggota MKD berbanding terbalik dengan penegakkan etika yang seharusnya diutamakan. “Rekaman Setya Novanto, Riza Chalid dan Maroef Syamsuddin merupakan fakta hukum betapa vulgarnya Setya Novanto dan Riza Chalid memperdagangkan kedudukan, jabatan dan posisi untuk kepentingan pribadi dan golongannya,” jelas Syamsuddin.

Lebih lanjut, berangkat dari rekaman dimaksud, Setya Novanto secara nyata telah melanggar sumpah jabatan dengan cara menjual dan mencatut presiden dan wakil presiden. Hal itu dinilai sebagai tindakan tercela dan ada dugaan korupsi didalamnya.

Olehnya itu, Jenggala Center berpendapat atas sikap Setya Novanto tersebut, pihaknya meminta MKD agar mengambil keputusan objektif berupa pemecatan dari keanggotaan DPR. Langkah selanjutnya mendukung proses hukum terhadap Setya Novanto dan Riza Chalid yang saat ini tengah berproses di Kejaksaan Agung.

“Ketiga, meminta aparat kepolisian agar segera menangkap Riza Chalid dan dihadapkan didepan hukum. Keempat, meminta kepada aparat untuk memeriksa nama-nama yang disebut secara intensif dalam rekaman tersebut dalam proses pro justicia agar kebenaran terbuka nyata ditengah masyarakat,” tegasnya.

“Kelima, meminta kepada aparat hukum untuk melakukan penelusuran dan memeriksa secara mendalam dugaan pelanggaran hukum Menteri ESDM terkait janji perpanjangan kontrak Freeport,” sambungnya. (rls/hrm)

Click to comment
To Top