Polisi Pakai Dua UU dalam Kasus NM dan PR – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Polisi Pakai Dua UU dalam Kasus NM dan PR

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menerapkan dua undang-undang (UU) untuk menjerat kasus prostitusi yang melibatkan Nikita Mirzani (NM) dan Puty Revita (PR). Yaitu UU iPemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Dalam kasus itu, Bareskrim telah menetapkan tiga muncikari sebagai tersangka. Yaitu O, F dan A. Khusus A, sampai saat ini masih buron. Sedangkan Nikita dan Puty masih dalam posisi sebagai saksi korban. Mereka lepas dari jeratan tindak pidana kesusilaan.

“Kami lihat prosesnya dulu, (dua artis) masih sebagai korban. Teman-teman penyidik menerapkan dua undang-undang, selain TPPO juga TPPU,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Agus Rianto di Mabes Polri, Selasa (15/12).

Aapakah ada keterlibatan penyelenggara negara dalam kasus ini? Agus enggan mengungkapnya. Alasannya,  penyidik tengah mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang dalam prostitusi papan atas itu.

“Kami lihat nanti. Yang resmi adalah yang dikatakan oleh penyidik, yang lain-lain saya tidak bisa komentari,” ujarnya.

Dia menambahkan, dasar penyidik mengembangkan perkara pidana pencucian uang ‎adalah dari bukti-bukti yang diperoleh. Antara lain transfer uang via rekening bank.  “Pengiriman uang (dalam transaksi prostitusi ini) dikenai TPPU,” terangnya.

Ketentuan di UU TPPU yang digunakan penyidik adalah Pasal 3 (pengirim uang) dan Pasal 5 (penerima uang). “Nanti kami lihat sirkulasi peredaran uang itu melalui elektronik yang kami peroleh, dapatkan, dan handphone sebagai bukti  yang sekarang sedang dianalisa teman-teman penyidik,” tandasnya.(elf/JPG)

 

loading...
Click to comment
To Top