Sepanjang 2015, 1.498 Perempuan Menjada di Makassar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Sepanjang 2015, 1.498 Perempuan Menjada di Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR--Angka perceraian di Kota Makassar turun di banding 2014. Data Pengadilan Agama Makassar Kelas 1A, hingga Oktober 2015, angka perceraian di Kota Makassar mencapai 1.498 kasus. Terdiri atas 399 kasus cerai talak, dan 1.099 cerai gugat.

Sementara pada periode yang sama 2014, total angka perceraian 1.750 kasus, terdiri atas
494 cerai talak, dan 1.256 cerai gugat. Cerai talak adalah cerai yang diajukan suami. Sebaliknya, talak gugat adalah cerai yang diajukan perempuan. Dengan angka itu tergambar, perceraian lebih banyak diajukan perempuan.

“Faktor paradigma kehidupan kaum perempuan membuat menggugat cerai sang suami, menjadi salah satu kasus yang paling mendominasi hingga tahun ini,” ujar Humas Pengadilan Agama Kelas 1A, Anas Malik, Selasa, 15 Desember.

Anas menambahkan, angka perceraian juga didominasi pasangan usia 20 tahun ke bawah. “Pernikahan dini juga menjadi hal paling menarik. Banyak kasus perceraian dilakukan dengan rentan usia di bawah 20 tahun. Bahkan menjalani pernikahan dengan waktu satu bulan, kemudian mengajukan gugatan cerai,” tambah Anas.

Staf Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Makassar, Hasna terpisah mengatakan, cerai talak rata-rata terkait kasus perselingkuhan atau pihak ketiga dalam pernikahan. “Kita di sini sebatas mediasi saja sebagai pengantar ke Pengadilan Agama. Selebihnya kita serahkan kepada pihak penggugat dan pengambil keputusan dalam hal ini Pengadilan Agama,” ujar Hasna, yang ditemui di ruang kerjanya.(ica-aks/asw/FAJARONLINE)

Janda Lagi:

– Cerai Talak
Januari – Oktober 2015: 399
Januari – Oktober 2014: 494

– Cerai Gugat
Januari – Oktober 2015: 1.099
Januari – Oktober 2014: 1.256

Total Keseluruhan :
2015 : 1.498
2014 : 1.750

Sumber: Pengadilan Agama Makassar

loading...
Click to comment
To Top