Stok Beras Tetap Aman – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Stok Beras Tetap Aman

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Stok beras di Kabupaten Bulukumba tetap aman. Bahkan produksi beras tahun ini diperkirakan mencapai sekira 298 ribu ton lebih.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Bulukumba, Ir Harun menanggapi kekhawatiran masyarakat akan kondisi pangan saat ini. Menurutnya, produktifitas tanaman pangan khususnya padi masih cukup tinggi.

Bahkan melihat hasil panen beberapa bulan terakhir, ia optimistis produksi beras surplus lebih 50 persen. Sehingga kekeringan yang menyebabkan sebagian wilayah gagal palen, tidak berpengaruh pada stok pangan daerah. “Produksi aman, dan mungkin juga surplus diatas 50 persen,” katanya, Selasa 14 Desember.

Harun menyebutkan, luas lahan di Bulukumba mencapai 45.071 hektare dengan target produksi 298.787 ton. Kemudian produktifitas 66,29 persen setiap hektarenya.

Melihat jumlah konsumsi beras per tahun, maka produksi beras selama kurun waktu dua musim panen ini sudah lebih dari cukup. Total konsumsi beras terhitung 90 ribu ton setahun dengan jumlah penduduk sekitar 400 ribu jiwa. “Saya kira Bulukumba aman. Biar kekeringan, tidak masalah. Beras konsumsi tersedia,” jelasnya.

Dari data yang di kumpulan dinas terkait musim kemarau ini menyebabkan produksi menjadi 55 persen saja. Dengan kondisi ini pencapaian petani menurun jika dibanding sebelumnya. Dari data Dinas Pertanian, 22.458 hektare lahan pertanian, ada 20 persen atau sekira 4.491,6 hektare mengalami gagal panen.

Kemudian 400 hektare lahan dapat selematkan. “Tidak mempengaruhi produksi beras. Kita masih surplus beras. Kami sudah berupaya secara maksimal dengan pengadaan pompa air dan optimalisasi sumber air yang ada,” katanya.

Harun menambahkan, pihaknya telah melakukan program upaya khusus (Upsus). Dimana pemerintah dalam peningkatan ketahanan pangan melalui Gerakan Pemerintah Penerapan Tehnologi Terpadu (GPPTT) sebanyak 1.000 hektare lahan pertanian.

Upaya yang dilakukan pemerintah ini guna mengantisipasi dampak kekurangan yakni, dengan mengalokasikan Dana Alokasi Tambahan sebesar Rp14.613.100.000 yang diperuntukan pembuatan jaringan irigasi, pembuatan parit serta embung. “Semua ini dilakukan supaya kedepan semakin baik,” harapnya. (mustaqim musma/zainuddin saleha/FAJARONLINE)


To Top