Polda Periksa Mantan Kadis Pendidikan Selayar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Polda Periksa Mantan Kadis Pendidikan Selayar

FAJARONLINE.COM, SELAYAR – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulselbar memeriksa lagi mantan Kadis Pendidikan Selayar, H Patta Bone, Kamis 17 Desember. Kadis Pendidikan periode 2010­2013 itu, diperiksa sebagai tersangka pada kasus dugaan penggelembungan DAK. Direktur Reserse Krimal Khusus Polda Sulselbar, Kombes Herry Dahana tidak membantah pemeriksaan Patta Bone tersebut. Mantan kadis itu diperiksa sebagai tersangka. Pemeriksaan dilakukan untuk kelengkapan berkas perkara sebelumnya. “Penyidik telah melaksanakan pemeriksaan terhadap tersangka Patta Bone. Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka. Setelah itu, kami selanjutnya melaksanakan pemberkasan dan tahap I,” kata Herry. Mantan Kadis Pendidikan itu ditetapkan tersangka sejak 6 November lalu. Patta Bone selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pada proyek pengadaan DAK di daerah itu. “Selain Patta Bone, kita juga tetapkan tersangka Syeh Yusuf alias Uncu. Yusuf selaku pembuat dokumen laporan keuangan pada proyek yang merugikan keuangan negara itu,” kata Herry. Dugaan penggelembungan anggaran dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp16 miliar itu diperuntukkan perbaikan sekolah dasar (SD) dan sekolah menangah pertama (SMP) di Kabupaten Selayar. Proyek 2012­2014 yang menghabiskan anggaran senilai Rp16 miliar itu menimbulkan kerugian negara mencapai Rp1,1 miliar. Anggaran Rp16 miliar diperuntukkan pada 52 SD dan 11 SMP. Selain Patta Bone dan Syeh Yusuf ditetapkan tersangka, Polda juga sebelumnya telah menetapkan dua tersangka masing­masing pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), H Haeruddin dan lonsultan perencanaan sekaligus penyusun RAB proyek, Syukri Saharuddin. Dalam kasus ini, bukan hanya pejabat dinilai terlibat. Akan tetapi Syahril Wahab selaku kepala daerah setempat waktu kasus ini bergulir diduga kuat mengetahui dugaan korupsi yang merugikan negara itu. (syarifa aida/zainuddin saleha)

loading...
Click to comment
To Top