Hanah Al Rasyid Pernah Dilamar Supir Taxi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Hanah Al Rasyid Pernah Dilamar Supir Taxi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Hanah Al Rasyid mengalami dua kisah unik saat hendak syuting Bulan Terbelah di Amerika  Amerika, beberapa waktu lalu. Dua kisah itu, satu serius, satunya “lucu”.

Kisah pertama, Perempuan kelahiran London, Inggris, 25 Januari 1985 itu sempat dicegat petugas imigrasi saat tiba di negeri Paman Sam tersebut.

”Dari semua kru yang berangkat, cuma gue doang yang distop. Dibilangnya ada screening khusus,” ujarnya di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Bukan karena membawa barang berbahaya, namun nama Hannah yang ada embel-embel Al Rasyid ternyata membawa kecurigaan pihak imigrasi.

”Pas masuk ruangan ternyata benar. Nama gue doang, yang lain nggak ada. Gara-gara nama Hannah Al Rasyid,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui sejak terjadinya tragedi 9/11, banyak nama Islam yang dicurigai teroris. Namun setelah menjelaskan tujuan kedatanganya ke negera Barack Obama dan menunjukkan surat kelengkapan kedatanganya, Hannah diperbolehkan melanjutkan perjalanan. ”Akhirnya boleh keluar juga,” ceritanya.

Mengalami hal kurang menyenangkan semacam itu tidak masalah bagi Hannah. Dia mengaku maklum masih banyak orang yang salah persepsi dengan dunia Islam.

Kisah kedua, Hannah dilamar sopir taksi asal Pakistan! ”Aku, Hannah, Rianti, dan asisten aku naik taksi. Sopirnya keturunan Pakistan tapi orang Amerika. Pas kami ngobrol-ngobrol, tiba-tiba Hannah dilamar,” imbuh teman kerjanya, Acha Septriasa.

Setelah tahu Hannah beragama muslim, sopir itu ngotot melamar. ”Waktu itu aku ada orang kayak Pakistan orang Amerika. Pas kita ngobrol-ngobrol dan dia tahu bahwa kita muslim, tiba-tiba Hannah dilamar. Itu nggak ada pak RT (Abimana Aryasatya) satu hari. Gimana kalau nggak, semuanya dilamar kali,” kenang Acha lalu tertawa. (ash)

loading...
Click to comment
To Top