Faktor Penyebab Alat Kontrasepsi tak Bekerja Maksimal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Interest

Faktor Penyebab Alat Kontrasepsi tak Bekerja Maksimal

Faktor Penyebab Alat Kontrasepsi tak Bekerja Maksimal

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Meskipun telah menggunakan alat kontrasepsi, bukan berarti Anda terhindar dari kehamilan. Banyak yang mengeluh akan hal tersebut. Atau mungkin juga Anda termasuk salah satunya? Sejatinya, alat kontrasepsi tak bisa menjamin 100% terjadinya kehamilan.

Seperti dilansir meetdoctor.com, berikut ini beberapa faktor yang membuat alat KB tidak bekerja sesuai dengan harapan Anda.

Anda sedang minum Rifampisin
Rifampisin adalah jenis antibiotik spektrum luas. Antibiotik ini dapat mengganggu kerja alat KB berbasis hormon seperti pil, patch dan cincin vagina. Beberapa obat antikonvulsan juga dapat mengganggu seperti Rifampisin, misalnya obat infeksi jamur, obat HIV dan suplemen St. John’s wort. Tanyakan lebih detail ke dokter kandungan mengenai interaksi antara obat atau suplemen yang Anda minum dengan alat KB pilihan Anda.

Salah memilih pelumas
Ada beberapa pasangan yang menggunakan pelumas sebagai alat bantu hubungan seks. Anda perlu tahu pelumas berbahan dasar minyak (termasuk Vaseline, losion tubuh yang mengandung minyak mineral) dapat merusak kondom lateks hanya dalam hitungan 60 detik. Pilih pelumas berbahan dasar air atau silikon. O ya, lipstik juga berbahan dasar minyak, lho.

Anda tidak berhati-hati dengan kuku panjang Anda
Kuku yang lancip dan panjang berisiko merobek kondom. Lubang sekecil apapun pada kondom dapat menggagalkan program tunda momongan Anda. Hati-hati juga dengan sobekan karena gigi dan perhiasan di jari Anda.

Tidak konsisten
Melewatkan tiga kali atau lebih pil KB kombinasi (estrogen dan progestin, jenis ini paling banyak dipakai) berarti Anda tidak aman selama tujuh hari berturut-turut ke depan. Anda harus minum pil setiap hari dengan konsisten selama tujuh hari sambil menggunakan alat kontrasepsi lain misalnya kondom, setelah itu barulah semua kembali normal. Normal artinya Anda dapat kembali menggunakan pil kombinasi (dengan konsisten) tanpa dibantu alat kontrasepsi lainnya. Jika yang Anda lewatkan adalah pil pertama dan kedua, atau pertama dan kedua sekaligus, efeknya sama seperti melewatkan tiga pil yang terletak di tengah seperti dijelaskan di atas. Anda tidak aman selama seminggu, perlu terus minum pil setiap hari sesuai urutan dan memakai kondom selama seminggu. Jika Anda lupa minum pil progestin pada jam seharusnya Anda meminumnya, berarti Anda harus diminum pada hari itu juga. Gunakan alat kontrasepsi cadangan selama 48 jam ke depan jika Anda lupa meminumnya lebih dari tiga jam.

Tidak mengeksplorasi
Beberapa orang kerap lupa minum pil sesuai jadwal, beberapa lagi tak suka menggunakan kondom. Itu artinya Anda harus mengeksplorasi pilihan-pilihan alat KB lainnya, misal KB implan atau intraurin karena tidak menuntut jadwal rutin setiap hari, saran Alison Edelman, MD, dokter dan profesor kebidanan dan kandungan di Oregon Health & Science University, Portland. Anda juga bisa mencoba suntik KB yang dapat bertahan selama tiga bulan, metode spons, patch, cincin, diafragram dan lain sebagainya. Berkonsultasilah dengan bidan atau dokter kandungan untuk dapat memilih metode KB yang sesuai keinginan Anda.

Memilih pil yang keliru
Pil KB ada bermacam-macam. Berbeda-beda tipe, penggunaan dan efektivitasnya. Jika Anda sedang menyusui, punya gangguan jantung, migren dan kondisi medis lainnya, lebih baik pilih pil mini atau pil progestin. Tapi pil kombinasi memberi perlindungan terhadap kehamilan yang tidak diinginkan lebih besar dari pil mini.

Salah kondom
Salah ukuran kondom bisa menimbulkan masalah. Kondom yang terlalu kecil dapat robek dengan mudah. Begitupun dengan kondom yang terbuat dari bahan polyurethane, lebih mudah robek daripada kondom berbahan lateks. Kondom lateks, polyurethane, dan kulit kambing semua memberi perlindungan dari kehamilan tapi kondom dari kulit kambing tidak efektif dalam hal perlindungan terhadap virus HIV. Jadi jika Anda alergi lateks, kondom kulit kambing bukan pilihan terbaik.

Tidak punya metode cadangan
Jika Anda menggunakan metode implan, atau menggunakan pil kombinasi dalam waktu lima hari setelah periode haid mulai, Anda tak memerlukan metode cadangan. Tapi jika Anda mulai menggunakan pil kombinasi di luar waktu itu, Anda perlu metode cadangan di tujuh hari pertama. Pil progestin memerlukan metode cadangan misalnya kondom dalam waktu 48 jam setelah konsumsi pertamanya. (her/dbs)

loading...
Click to comment
To Top