Laode Syarif : KPK Harus Fokus Korupsi Kelas Kakap – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Laode Syarif : KPK Harus Fokus Korupsi Kelas Kakap

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih, Laode Muhammad Syarif menegaskan, dirinya akan mendorong lembaga anti rasuah ini tidak mengurusi kasus ecek-ecek. Hal yang dimaksudkan Laode adalah, KPK harus mau memberikan perhatiannya yang lebih besar pada kasus yang juga memberikan efek kemudaratan lebih besar.

Laode menyebut, KPK ke depan akan lebih mengedepankan penindakan yang bermartabat. Sekalipun tidak melupakan, penegakan hukum yang memperhatikan nilai-nilai kepantasan. Penindakan bermartabat yang dimaksudkan Laode Syarif adalah tidak mencari panggung dalam pemberantasan korupsi. Dia mencontohkan yakni penetapan tersangka yang dilakukan pada momentum tertentu. Seperti serah terima jabatan, saat ulang tahun, atau pelantikan.

Parameter lainnya yang disebut bermartabat yakni dengan memprioritaskan kasus korupsi kelas kakap. Dalam hal ini melihat pada kasus mana yang memiliki mudharat lebih besar. Dia menyebut sektor penerimaan negara khususnya dari pajak merupakan salah satunya.

“Saat ini, penerimaan negara 67 persen dari pajak. Sektor inilah yang harus diperbaiki. Tapi saya mau tegaskan penindakan harus bermartabat dan memperhatikan kepantasan. Jangan orang mau ulang tahun, sudah pasang tenda mau serah terima jabatan, ditetapkan tersangka. Kan, bisa ditunda atau dipercepat kalau sudah cukup bukti. Toh tidak akan lari juga,” sebutnya.

Laode juga menegaskan tentang konsep koordinasi KPK dengan kejaksaan dan kepolisian. Termasuk dengan Komisi III DPR RI sebagai mitra kerja. KPK, kepolisian, dan kejaksaan menurutnya, harus saling mengisi untuk memperkuat pemberantasan korupsi. Koordinasi supervisi adalah jalan untuk saling berkoordinasi. “KPK itu tidak bisa hidup sendiri,” ujar Laode.

Atas penegasan ini, Anggota Komisi III dari Fraksi PPP, Asrul Sani menyebutkan apa yang dipaparkan Laode saat uji kelayakan cukup membumi. Dalam pengertian, berbicara berdasarkan dengan kondisi yang seharusnya dan bisa dijalankan. Dia kemudian, hanya meminta agar Laode Syarif bisa konsisten nantinya jika terpilih menjadi pimpinan KPK. “Saya rasa akan terpilih, saya senang kata penindakan bermartabat dan melihat kepantasan,” ujarnya. (arm)

 

Click to comment
To Top