Penunjukan Novanto jadi Ketua Fraksi Diluar Akal Sehat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Penunjukan Novanto jadi Ketua Fraksi Diluar Akal Sehat

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keputusan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie menunjuk Setya Novanto sebagai ketua Fraksi Golkar di DPR disesalkan.

“Saya menganggap bahwa keputusan ini sangat tidak sehat, di saat kondisi Partai Golkar lagi menghadapi ujian berat, antara lain partai pecah belah, Pilkada kalah telak, diperparah dengan kasus “Papa Minta Saham” yang mengakibatkan Setya Novanto harus mundur dari jabatan sebagai ketua DPR,” kritik Wasekjen Golkar, Sirajuddin Abdul Wahab di Jakarta, Jumat (18/12).

Apalagi dari hasil pemungutan suara anggota MKD pada Rabu (16/12) lalu yang mutlah berpendapat bahwa Setya melakukan pelanggaran sedang dan pelanggaran berat. Itu menunjukan bahwa secara etika Setya tidak lagi memenuhi syarat moral dan kepatutan untuk menduduki posisi strategis seperti ketua fraksi.

Sirajuddin menegaskan, penunjukan Setya Novanto justru akan berdampak pada citra buruk bagi Partai Golkar dan terkesannya partai beringin tidak lagi memiliki kader yang berkualitas, baik dari segi moral dan etika. “Harusnya pak Ical mampu menyelami kasus “Papa Minta Saham” ini, publik menempatan Partai Golkar sebagai musuh bersama,” ujar Sekjen KNPI ini, menyesalkan.

“Saya merasa aneh sekali, atas keputusan itu,” lanjut dia.

Menurutnya, keputusan Aburizal tersebut seolah menunjukkan Partai Golkar tidak memiliki common sense dalam merespon tuntutan publik. Sementar semua elemen civil sociaty menyatakan apa yang dilakukan oleh Setya Novanto sebagai perbuatan tidak terpuji.

“Jangan kita menambah keyakinan publik bahwa “Suara Golkar Suara Rakyat”, hanya sebagai slogan semata, namun dalam prakteknya Partai Golkar semakin jauh dari harapan rakyat, serta tidak mampu lagi mengemban amanah dan aspirasi rakyat,” pungkasnya. (wid/rmol)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top