Respon GrabBike Soal Larangan Operasi Transportasi Online – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Respon GrabBike Soal Larangan Operasi Transportasi Online

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keputusan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan melarang jasa layanan transportasi online membuat GrabBike Indonesia merasa perlu mengingatkan pemerintah. Sebab, banyak manfaat dari layanan jasa ojek berbasis internet itu.

Country Head of Manager Grab Bike Indonesia Kiki Rizki mengatakan, sampai saat ini memang belum ada regulasi tetap mengenai kendaraan roda dua sebagai angkutan berbayar. Karenanya, pihaknya mengaku tak bisa memberi tanggapan terkait legalitas ojek online tersebut.

“Kami sulit kalau bicara legalitas. Tapi kami ingin kemukakan juga soal manfaat pelayanan kami,” kilahnya.

Dia menjelaskan, layanan GrabBike bisa mengubungkan penumpang dan penyedia jasa di manapun. Hal itu bisa membuat akses transportasi diperoleh lebih mudah dan cepat.

Namun, akses itu juga diperoleh dengan standar keamanan dan kenyamanan yang cukup. “Kami pernah membaca bahwa 65 persen supir angkutan umum ternyata tak punya SIM. Tapi, SIM justru merupakan syarat utama bagi orang yang ingin bergabung dalam jaringan grab bike,” imbuhnya.

Tak hanya itu, pihak perusahaan pun memastikan bahwa semua aspek dalam pelayanan ojek online akan memenuhi syarat. Dari cek kondisi motor secara berkala. Hingga pengecekan latar belakang sang ojek. Sehingga, hal-hal yang tak bisa menjadi resiko bisa dihindari.

“Yang datang harus membawa surat kelakukan baik kemudian kami lakukan safety riding test. Setelah bergabung pun kami juga pakai sistem rating. Jika mereka kurang dari standar, akan kami suspend sampai mereka melapor dan melakukan pelatihan keamanan dan pelayanan,” jelasnya.

Karenanya secara praktikal, perusahan penyedia ojek online sebenarnya punya standar yang bisa menjamin kepuasan konsumen. Kiki pun meminta agar pemerintah juga mempertimbangkan aspek tersebut.

“Bahkan, perusahaan kami juga menyediakan asuransi bagi biker dan penumpang,” terangnya. (mia/bil/kim/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top