Studi Banding ke Bali, Legislator Maros Dibekali Uang Saku Rp20 Juta – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Studi Banding ke Bali, Legislator Maros Dibekali Uang Saku Rp20 Juta

FAJAR.CO.ID, MAROS — Legislator Maros hari ini, Jumat 18 Desember memulai studi bandingnya di Surabaya dan Bali. Meski bertajuk studi banding, keberangkatan mereka lebih mirip liburan, karena dilakukan diluar jadwal studi banding yang diagendakan November. DPRD mengklaim, keberangkatan mereka dalam rangka studi banding Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan Ibu dan Anak serta ranperda Pengelolaan Air Irigasi. “Iya memang agak telat, karena bulan lalu itu kita fokus pada pembahasan dan penetapan APBD, sehingga studi banding ini dilakukan sekarang,” jelas Sekretaris Dewan Maros, To Wadeng kepada FAJAR, sesaat lalu. Surabaya dan Bali dipilih sebagai lokasi studi, karena kedua daerah itu diklaim maju dalam penerapan perda perlindungan dan kekerasan ibu dan anak. “Kebetulan untuk penerapan perda ini Surabaya dan Bali lebih baik. Makanya kita kesana,” ujarnya. Sekwan mengaku, anggota dewan memang membutuhkan bimbingan teknis dan pembanding, karena mereka semua berasal dari latar pendidikan yang berbeda­beda. Anggaran keberangkatan DPRD itu menggunakan sistem at cost. Termasuk biaya transportasi dan uang saku sebesar Rp430 ribu perhari. “Mereka dua hari di Surabaya dan dua hari di Bali. Jadi untuk uang saku selama empat hari berkisar Rp20 juta lebih per anggota,” imbuhnya. (M Haris Syah)

loading...
Click to comment
To Top