Uchok Minta Jokowi Harus Konsisten dalam Ucapan dan Tindakan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Uchok Minta Jokowi Harus Konsisten dalam Ucapan dan Tindakan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta tidak tersandera dengan keberadaan Menteri BUMN Rini Soemarno di Kabinet Kerja, pasca keluarnya rekomendasi Pansus Pelindo II.

“Fakta yang mencuat sekarang ini, Rini Soemarno tak mungkin dipertahankan. Jika dipertahankan, justru akan menyandera Presiden. Bahkan bisa jadi beban bagi Presiden. Karena itu, tak ada jalan lain, selain Presiden melepaskan beban tersebut,” kata Direktur Energi Watch Ferdinand Hutahaean saat dhubungi wartawan, Sabtu (19/12).

Menurutnya, tak ada alasan bagi Jokowi mempertahankan Rini karena Pansus Pelindo II sudah mengeluarkan rekomendasi pemecatan. Ditambah dengan adanya penetapan tersangka terhadap Dirut PT Pelindo II RJ Lino oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Masalahnya ini meski hak prerogratif, sudah bukan rahasia lagi bahwa adanya tarik menarik kepentingan yang ada didalam kabinet antara RI 1 dan RI 2,” kata Ferdinand.

Karenanya, ini saatnya Jokowi membuktikan diri bahwa ia panglima tertinggi di pemerintahan. Sebab, jika kemudian Jokowi tak berani mencopot Rini maka akan ada kesan Jokowi segan, bahkan takut dengan wakilnya Jusuf Kalla. Dan, sejak ramai kasus Pelindo, Kalla disebut-sebut sebagai pelindung RJ Lino meski dibantah.

Apalagi, masih segar dalam ingatan publik, sebelum Mahkamah Kehormatan Dewan memutuskan sanksi bagi Setya Novanto, Presiden bicara meminta MKD harus mendengar suara publik.

“Nah, sekarang Jokowi juga harus mendengar suara rakyat, suara publik yang menginginkan Rini  dicopot dari posisinya dan segera diganti. Ini penting bagi Presiden, konsistensi dalam ucapan dan tindakan harus dipelihara,” kata Ferdinand.

Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengingatkan sebelum terjadi kegaduhan politik, Jokowi harus bertindak cepat dengan memecat Rini.

“Kalau dia copot artinya pemimpin sejati dan meningkatkan wibawanya di depan Kalla. Kalau tidak berani copot artinya dia memang tipikal pemimpin yang selalu pinjam tangan orang hanya untuk menyelamatkan dirinya,” tambahnya. (wah/rmol)

loading...
Click to comment
To Top