Harga Minyak Dunia Turun Tapi Pemerintah Enggan Permak Harga Premium. Alasannya Begini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Harga Minyak Dunia Turun Tapi Pemerintah Enggan Permak Harga Premium. Alasannya Begini

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pemerintah belum menurunkan harga bahan bakar minyak jenis premium lantaran kondisi fiskal negara tidak aman. Sebab, pemerimaan negara dalam bentuk pajak tahun ini sangat jauh dari target.

Demikian disampaikan pakar ekonomi Universitas Airlangga Tjuk Sukiadi seperti dikutip dari RMOL Minggu malam (20/12).

“Kondisi Indonesia sedang sangat sulit. Tidak bisa kita memperhatikan satu sisi saja seperti kondisi penurunan harga minyak dunia ini. Mungkin bisa saja harga BBM diturunkan, tapi kondisi fiskal ini jebol. Itu kan lebih bahaya. Untuk masyarakat awal, kondisi ini memang sulit, tapi kita harus mulai memahaminya,” jelasnya.

BACA JUGA: Ini Bedanya, Penerapan Hukum Antara Ahok dan RJ Lino

Diberitakan sebelumnya harga minyak dunia sudah anjlok pada titik paling rendah. Karena itu  Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Haryadi Sukamdani dan Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika  berharap pemerintah segera menurunkan harga BBM agar roda ekonomi bisa berjalan lebih kencang.

Namun, pemerintah  belum bisa memberi kepastikan. Wakil Humas Pertamina Wianda Pusponegoro beralasan, evaluasi harga premium dilakukan per tiga bulan. Evaluasi terakhir dilakukan pada akhir September, sehingga baru akan ada evaluasi lagi pada Januari.

BACA JUGA: Pajak Bisa Dibayar di Hari Libu

“Kan sudah disampaikan pemerintah bahwa evaluasi itu per tiga bulanan. Sebab, pemerintah tidak ingin terlalu sering terjadi perubahan harga BBM. Karena itu, kita tunggu saja kondisi Januari nanti,” tandasnya. [zul]

Click to comment
To Top