Walah, Polisi Kok Bisa Bercanda Pakai Senpi dan Tembak Paha Kerabat? Parah!! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Walah, Polisi Kok Bisa Bercanda Pakai Senpi dan Tembak Paha Kerabat? Parah!!

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Tanpa disengaja, ajudan Kapolres Cilegon tertembak pada bagian paha sebelah kanan. Ternyata peluru itu berasal dari pistol Ajudan Kapolres Serang.

Rapat para petinggi polisi di Mapolda Banten jelang Gelar Operasi Natal dan Tahun Baru, Sabtu (19/12) mendadak gaduh. Menyusul tertembaknya Ajudan Kapolres Cilegon Brigadir S, sekitar pukul 09.00 WIB oleh rekannya sendiri sesama Ajudan Kapolres. Kronologi insiden itu, hingga kemarin masih simpang siur.

BACA JUGA: Harga Minyak Dunia Turun Tapi Pemerintah Enggan Permak Harga Premium

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan, Brigadir IS (Ajudan Kapolres Cilegon, AKBP Anwar Sunarjo) paha bagian kanannya ditembus peluru senjata api (senpi) milik Brigadir S (Ajudan Kapolres Serang, AKBP Nunung Saefudin).

Kejadian tersebut bermula saat dua ajudan tersebut tengah asik bercanda dengan menggunakan senpi. Brigadir S mengokang senjatanya yang kebetulan saat itu mengarah ke Brigadir IS. Tiba-tiba saja senpi itu meledak dan mengenai paha Brigadie IS.

Suara ledakan sontak membuat para perwira polisi yang tengah rapat mendadak geger. Tak berapa lama, Birgadir IS pun dilarikan ke Rumah Sakit untuk diberikan perawatan.

Hingga berita ini ditulis, Brigadir IS masih berada di RSUD Banten untuk menjalani operasi, mengeluarkan proyektil peluru yang diduga masih bersarang dipahanya.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Ermayadi saat dikonfirmasi terkait hal itu kemarin, membenarkannya. Namun pihaknya membantah informasi yang menyebutkan bahwa keduanya sedang bercanda, hingga terjadinya letusan pistol milik Brigadir S.

BACA JUGA: ‘Proxy War’ Lebih Banyak Bermotifkan Ekonomi

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi saat anggotanya tengah melakukan pembersihan senjata. Namun tanpa sengaja pistol itu meletus dan mengenai Brigadir IS.

“Bukan sedang bercanda, tapi sedang membersihkan senjata. Tiba-tiba ada letusan di senjata,” kilah Ermayadi.

Saat wartawan memastikan, jika korban dan pelaku merupakan ajudan kapolres, Ermayadi tidak membenarkan maupun membantahnya. Sementara, Kapolres Serang AKBP Nunung Saefudin belum dapat dikonfirmasi lantaran nomor teleponnya sedang tidak aktif.(NED/IGO/RIU)

Click to comment
To Top