Aksi Heroik Kapolsek Selamatkan Nyawa Orang Bakar Diri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Aksi Heroik Kapolsek Selamatkan Nyawa Orang Bakar Diri

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Aksi percobaan bunuh diri dengan cara membakar diri dilakukan oleh seorang pria lajang bernama Hasun, 30, warga Donorejo gang 4 nomor 12 yang indekos di Jalan Kapas Baru gang 1 nomor 1A Surabaya, Jawa Timur. Diduga lantaran depresi dan mengalami gangguan jiwa, korban nekat membakar dirinya dengan menggunakan satu botol bensin.

Aksi nekat Hasun di kawasan makam Rangkah, Jumat (25/12) pagi sekira pukul 08.30, itu dipergoki langsung oleh Kapolsek Simokerto Kompol Herman Hosnol yang didampingi Kanit Lantas AKP Rini sedang melakukan pemantauan di wilayah kerjanya, Jumat (25/12).

Melihat warga berlarian menuju jalan sambil berterik minta tolong karena ada orang yang terbakar, pihaknya segera bergegas menuju ke lokasi.

“Waktu kami tiba di lokasi, saat itu korban sudah berguling-guling di tanah dan merintih kesakitan,” terang Kompol Herman Hosnol seperti yang dilansir Radar Surabaya (Fajar.co.id Group), Sabtu (26/12).

Beruntung, dia dibantu warga berhasil menyelamatkan korban sebelum hangus terbakar. Namun demikian, pihaknya sulit mengevakuasi korban ke rumah sakit lantaran jalan di sekitar TKP sempit dan mobil ambulans tidak bisa masuk.

Kemudian, dia punya inisiatif menyewa motor roda tiga milik Huda yang dipakai berjualan sandal di depan makam Rangkah.

Dengan menggunakan motor bergerobak tersebut, korban dibawa menuju ke IGD RSUD dr M Soewandhi untuk mendapatkan pertolongan. Menurut dokter, luka bakar yang diderita korban sekitar 90 persen. “Tapi beruntung, nyawa korban masih bisa selamat meski hampir sekujur tubuhnya melepuh terkena panasnya api dari bensin,” kata Herman Hosnol.

Menurut Herman Hosnol, dari keterangan saksi bernama Shaleh alias Surip, 59, warga setempat, korban diketahui tiba-tiba membakar diri di makam.

Hal itu diketahui dari bukti sebotol bensin yang sudah kosong di sekitar TKP dan tubuh korban yang bau bensin. Sontak, warga bergegas memadamkan api yang membakar tubuh korban dengan air seadanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Surabaya, korban berjalan kaki dari kosnya menuju ke makam. Diduga korban memang sengaja merencakan untuk membakar diri. Hal itu karena di TKP, polisi menemukan botol bensin, korek api, baju hem kotak-kotak dan sandal milik korban. (don/jay)

To Top