Kapolres Muna: Kasus Yohanes Boni Kadaluarsa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Kapolres Muna: Kasus Yohanes Boni Kadaluarsa

FAJAR.CO.ID, RAHA – Entah jajaran Polda Sultra kalah cepat, atau Yohones Boni yang hebat. Sejak tertanggkap oleh masyarakat tengah membagi-bagikan sarung bertuliskan ajakan untuk memilih salah satu pasangan calon dalam Pilkada Kabupaten Muna, (4/12) di Desa Kulidawa Kecamatan Tongkuno. Hingga kini, pelaku lenyap bak ditelan bumi.

Dosen Unhalu ini usai diperiksa Panwaslu Kabupaten Muna langsung kabur entah kemana hingga perkaranya menjadi kadarluarsa di Gakumdu Kabupaten Muna. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Muna AKBP Yudith Satriya SIK.

“Untuk kasus Yohanes Boni, sudah kadaluarsa. Karena yang bersangkutan kabur. Kita dibeck up Polda Sultra sudah melakukan pencarian ke Toraja, Kendari dan Baubau. Tapi yang bersangkutan belum ditemukan keberadaanya. Karena perkara pilkada itu ada batas waktunya yaitu 14 hari sejak kasus ini diproses, kasus ini jadi kadaluarsa,” terang Kapolres Muna AKBP Yudith Satriya SIK pada sejumlah media di Raha, kemarin.

Meskipun kasus pelanggaran UU pilkada yang menjerat dosen Unhalu Yohanes Boni gugur karena tersangka melarikan diri, namun kata Yudith, pihaknya akan tetap melakukan pencarian terhadap pelaku. “Kita tetap mencari Yohones Boni hingga kini. Mobil yang bersangkutan juga masih ada di Polres Muna,” tambah pengganti AKBP Sugeng Widodo ini.

Sementara itu, ditempat terpisah Rustam, SPd Ketua Divisi Penanganan pelanggaran pemilu Panwaslu Kabupaten Muna mengatakan, proses hukum kasus Yohenes Boni di Panwaslu Muna sudah selasai. “Kalau di Panwaslu proses kasus Yohanes Boni sudah selesai. Kita sudah sorong di Gakumdu waktu itu, jadi sudah menjadi kewenangan pihak kepolisian,” jelas Rustam. (BKK/hrm)

loading...
Click to comment
To Top