Agung Laksono: Pencalonan Ketua DPR Harus Ditunda – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Agung Laksono: Pencalonan Ketua DPR Harus Ditunda

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menkumham yang mencabut kepengurusan Partai Golkar hasil Munas Jakarta bisa berdampak pada penetapan Ketua DPR RI. Posisi yang sebelumnya akan diisi Ade Komarudin terancam.

“Dengan adanya SK ini artinya baik saya maupun ARB tidak boleh keluarkan kebijakan strategis, termasuk masalah pencalonkan ketua DPR dan lainnya,” kata Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Jakarta, Agung Laksono, (Kamis, 31/12).

Dengan demikian pengusulan pencalonan Ketua DPR RI untuk menggantikan Setya Novanto ditunda sementara sampai Munas selesai diselenggarakan.

“Jadi calon Ketua DPR dari saya dan Pak Ical harus ditunda dulu sampai Munas Golkar selesai,” ujarnya.

Jika kubu ARB Cs nekat mendorong kadernya menjadi ketua DPR, itu sama saja melanggar aturan karena tidak ada legitimasi yang kuat. “Saya kira posisi itu (DPR) kalau dipaksakan cacat hukum karena tidak memiliki legal standing, akibat dari kosongnya kepengurusan Partai Golkar pasca SK Menkumham,” jelasnya.

Mantan Menko Kesra ini menyebutkan bahwa urusan penempatan kader pada posisi Ketua DPR harus sesuai aturan. “Ditunda dulu lah, biar MPG bersidang dan selesai Munas dulu,” tutupnya.

Bila kubu ARB mengajukan Ade Komaruddin sebagai calon Ketua DPR, pihak Agung Laksono sebelumnya mengusulkan  Agus Gumiwang Kartasasmita. (zul/rmol)

loading...
Click to comment
To Top