Kasus Ambulans di Maros, Bukti Kakunya Birokrasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Kasus Ambulans di Maros, Bukti Kakunya Birokrasi

FAJARONLINE.COM, MAROS — Kisah almarhum kakek Denggang, warga Desa Labuaja, Kabupaten Maros yang jasadnya harus diangkut pakai mobil bak untuknikan terus bergulir. Sanksi atas pihak puskesmas yang menolak meminjamkan ambulans-nya, masih ditunggu warga Sulsel, khususnya Maros.

Kasus ini telah menjadi perbincangan di media sosial, netizen penasaran setegas apa Pemkab Maros mampu bersikap, demi menjaga nama baik birokrasi. Salah seorang pengguna facebook, Irwan AR bahkan menyebut kakek Denggang adalah martil atas wajah birokrasi yang kaku. Netizen lainnya, Wawan Mattaliu mengungkap hal senada.

“Dia (Denggang, red.) menjadi viral atas betapa kakunya aturan-aturan kita. Semoga amal jariah almarhum sebagai viral itu bisa menjadikan semuanya lebih baik ke depan,” tulis Wawan, legislator DPRD Sulsel tersebut.

Salah seorang cucu Denggang, Imam mengkritisi alasan ‘sudah sesuai SOP’ yang mejadi andalan Dinkes Maros. “Pengertian SOP tiba-tiba berubah di ujung tahun. SOP menjadi semacam obat bius, menghilangkan akal sehat. membuat pingsan. tuli. tak berperasaan. lalu SOP dijadikan ibarat kitab yang tak bisa disunting, bahkan oleh urusan kemanusiaan paling miris sekalipun,” tulisnya. (M Haris Syah)


 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top