Kinerja DPRD Bulukumba Dinilai Masih Buruk – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Kinerja DPRD Bulukumba Dinilai Masih Buruk

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Komite pemantau legislatif (Kopel) Bulukumba memberikan penilaian rapor merah terhadap satu tahun kinerja para anggota DPRD periode 2014-2019.

Menurutnya, selama dilantik tahun sampai akhir tahun 2015 kemarin, belum ada yang dilihat hasilnya. Bahkan kopel menyebut para wakil rakyat tersebut seringkali melakukan kunjungan kerja keluar daerah tanpa ada hasil.

“Ketimbang kunker yang ngabisin waktu, lebih baik membahas kebijakan-kebijakan penting ke depan untuk masyarakat Bulukumba,” kata Direktur Kopel Bulukumba Muhammad Jafar, Minggu 3 Januari.

Menurut Jafar, kalau 40 anggota DPRD yang di pilih dari empat daerah pemilihan telah melaksanakan tugas mereka selaku wakil rakyat selama satu tahun. Namun sangat di sayangkan karena kinerja para anggota DPRD dinilai masih sangat tidak memuaskan, hal ini dapat di lihat dari kinerjanya.

Jafar mengatakan kalau selama satu tahun, 40 anggota DPRD Bulukumba yang bekerja masih melihat beberapa hal ini yang indentik sama dengan DPRD priode lalu, yakni kebiasaan jalan keluar daerah dengan alasan kunker atau studi banding, yang menjadi masalah adalah hasil dari perjalanan dinas keluar daerah tersebut.

“Masyarakat tidak pernah larang anggota DPRD untuk kunker atau studi banding keluar daerah, namun yang di tanyakan masyarakat apa hasilnya,” ujar Jafar.

Bukan hanya itu selama satu tahun kinerja anggota DPRD Bulukumba ini, juga masalah pengawasan sangat lemah yang dilakukan masing-masing anggota DPRD yang ada di dapilnya, ini dapat di lihat dengan masih banyaknya proyek APBD yang berjalan selama ini dikerjakan asal-asalan, namun tidak ada langkah yang diambil para legislator.

“kami dari kopel menilai kalau selama bertugas setahun terakhir 40 anggota DPRD sama sekali belum bekerja secara maksimal, sehingga kami nilai mereka gagal untuk mewakili rakyat selama satu tahun,” sebutnya.

Lemahnya pengawasan dapat di lihat dari regulasi yang di hasilkan tidak berjalan dengan baik dan beberapa proyek yang dikerjakan oleh SKPD di Kabupaten Bulukumba dindikasi tidak sesuai dengan kontrak namun anggota DPRD yang ada sekarang tidak bisa berbuat apa-apa,” lanjutnya. (taq/FAJARONLINE)


 

 

loading...
Click to comment
To Top