Perusak Lingkungan Akan Digundul dan Dihukum – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Perusak Lingkungan Akan Digundul dan Dihukum

MAGELANG – Masyarakat peduli lingkungan Dusun Pongangan, Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, melakukan konservasi alam dengan menebarkan ikan berbagai jenis, serta penghijauan. Kegiatan yang dipelopori kaum pemuda tersebut pelaksanaannya dikemas dalam “Sunday Morning” dengan ritual dan pementasan wayang grasak di bantaran Sungai Tangsi.

Diawali iring-iringan puluhan orang berpakaian unik dengan membawa benih ikan yang dimasukkan dalam kuali kecil serta beberapa pohon durian, mereka berjalan sejauh 500 meter menyusuri bantaran Sungai Tangsi. Sesampai tempat acara empat orang pemain wayang grasak pimpinan Sujono Keron, menyambutnya dengan teatrikal pementasan wayang yang menceritakan tentang kerusakan lingkungan akibat ulah manusia.
Ketua panitia Mufti Adi Utomo menjelaskan sedikitnya 100 kg benih ikan berbagai jenis dan 1000 pohon durian ditebar dan ditanam di sepanjang Sungai Tangsi di Dusun Pongangan. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kepedulian masyarakat akan kelestarian alam yaitu sungai dan lingkungan.
“Kita sangat prihatin dengan alam lingkungan yang semakin rusak, “jelasnya.
“Dengan kegiatan yang melibatkan seluruh masyarakat ini harapanya alam terutama sungai dan lingkungan bisa memberikan manfaat kembali kepada masyarakat,“ tutur pria yang akrab disapa Didit ini.
Dia menambahkan sebagai antisipasi dari kerusakan yang diakibatkan oleh manusia, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penetapan hukum adat tentang sangsi bagi warga yang merusak lingkungan. “Ini untuk kelestarian, warga dilarang menangkap ikan dengan menggunakan obat-obatan atau strum, mereka bebas memancing, atau menggunakan jala, “terangnya.
“Apabila ada warga yang ketahuan melanggar kita sepakat akan menggunduli kepalanya (dibotaki) dan langsung menyerahkan ke Polisi agar tetap diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,“ tegas Didit.
Acara yang berlangsung konsevasi alam dan lingkunag yang berlangsung unik dan meriah ini di akhiri dengan doa yang di pimpin oleh sesepuh Dusun dan di tutup dengan penebaran benih ikan dan penanaman pohon durian di sepanjang bantaran sungai Tangsi Dusun Pongangan. (zis)

loading...
Click to comment
To Top