‘Resep’ IPW buat Polri di 2016 – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

‘Resep’ IPW buat Polri di 2016

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Polri belum bisa mendapatkan kepercayaan masyarakat di tahun 2015. Dan ini akan menjadi tantangan bagi lembaga Bhayangkara ini pada tahun 2016. Indonesia Police Watch (IPW) menilai ada delapan hal yang perlu dilakukan Polri untuk meningkatkan sikap, prilaku, dan kinerja pada tahun 2016.

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan kedelapan hal ini merupakan bagian dari percepatan Revolusi Mental di Polri.  Pertama, Polri perlu tetap menjaga soliditasnya, apalagi di pertengahan tahun 2016 akan ada pergantian Kapolri dimana Jenderal Badrodin Haiti akan pensiun. Kedua, pengawasan atasan terhadap aparatur jajaran bawah perlu dilakukan dengan maksimal, mengingat di 2015 banyak polisi yang bunuh diri, salah tembak, polisi terlibat narkoba dan lain-lain.

Ketiga, Polri perlu segera membuat call center yang bisa diakses dengan muda dan bisa memberi respon dengan cepat kepada publik. Keempat, perbaikan sistem dan fasilitas patroli harus dilakukan Polri agar polisi jajaran bawah bisa memaksimalkan patroli di daerah daerah rawan dan strategis.

Kelima, mengevaluasi dan membenahi senjata api serta maningkatkan latihan menembak bagi polisi jajaran bawah agar tidak ada lagi kasus salah tembak. Keenam, memperbaiki kualitas mental jajaran kepolisian agar mereka sadar bahwa sikap, prilaku dan kinerjanya benar-benar sebagai aparatur penegak hukum, dan bukan predator bagi masyarakat.

Ketujuh, membenahi sistem psikotes di kepolisian, baik saat rekrutmen maupun saat psikotes ulang bagi polisi-polisi bermasalah. Kedelapan, memperbaiki dana operasional dan penghasilan anggota Polri agar aksi-aksi ngobjek yang dilakukan polisi di lapangan bisa dicegah.

Neta menambahkan, selain itu yang tidak kalah penting, Kompolnas sebagai lembaga pengawas Polri yang dibiayai negara perlu bekerja maksimal dan membangun kerja sama dengan jajaran Polri untuk memperbaiki dan meningkatkan sikap, prilaku, dan kinerja aparatur Kepolisian.

“Sehingga Revolusi Mental di Polri bisa mengalami percepatan di 2016,” demikian Neta kepada redaksi, Minggu (3/1). (rus/rmol)

loading...
Click to comment
To Top