Lampu Lorong Jangan seperti Gendang Dua – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Lampu Lorong Jangan seperti Gendang Dua

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penerangan lorong jadi salah satu prioritas yang ingin diwujudkan Pemkot Makassar tahun ini. Nama programnya Singara’na Lorongku.

Ada 10 ribu lampu LED yang telah didesain khusus akan dipasang di lorong-lorong. Bentuk lampunya pun memiliki ciri khas unik. Tiang dan wadah untuk lampu didominasi warna oranye. Tinggi tiangnya mencapai 3,5 meter.

Satu titik tiang untuk satu lampu LED. Juga, ada dua lampu biasa untuk penerangan branding Makassar di sisi kiri kanan tiang lampu. Untuk program ini, anggaran yang disiapkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar Rp80 miliar.

Rinciannya, satu rangkaian lampu menghabiskan anggaran Rp8 juta. Nah, untuk mewujudkan program Singara’na Lorongku dibutuhkan 10 ribu titik lampu.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto tengah semangat-semangatnya mewujudkan program itu. Dia ingin lampu lorong lebih tertata, serta terlihat modern.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum Makassar telah memasang 394 lampu lorong. Untuk tahap kedua program ini akan dikoordinir kecamatan yang dananya Rp2 miliar.

“10 ribu lampu lorong akan diwujudkan bertahap. Awalnya lampu unik ini akan kami beri ke lorong garden yang sudah tertata,” tutur ahli tata kota ini. Dana Rp43 miliar yang disiapkan sudah terbagi di dana kelurahan.

Camat Mariso Hasan Sulaiman mengaku, kecamatan diberi wewenang untuk proyek ini agar mudah mengontrol di lapangan. Nantinya lampu ini akan diberikan ke lorong-lorong yang sudah tertata dengan baik.

Meski begitu, Danny berharap agar agar program itu tidak seperti program gendang dua yang tidak terpakai dan rusak parah. Apalagi pemberian kewenangan penuh sama dengan yang diberikan ke kecamatan dan kelurahan.

“Jangan sampai seperti itu (gendang dua). Saya mau program ini lebih terarah. Saya instruksikan setiap kelurahan mendata lengkap lorong-lorong di wilayahnya. Tahun ini, ada 6 ribu untuk lorong garden,” bebernya. (ful/abg/FAJARONLINE.COM)

loading...
Click to comment
To Top