Pasar Sayangan Salatiga Siap Menjadi Pusat Kuliner Malam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pasar Sayangan Salatiga Siap Menjadi Pusat Kuliner Malam

SALATIGA – Pasar Sayangan yang terletak di Jalan Patimura, Kota Salatiga direhab dengan anggaran Rp150 juta. Rencananya pada malam hari dijadikan tempat atau arena kuliner (jajanan, makanan dan minuman), sedang siang harinya difungsikan sebagai pasar sayuran.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kota Salatiga Muthoin kepada Rakyat Jateng, Senin (4/1).
“Untuk melakukan penataan pasar tersebut, dana yang dibutuhkan mencapai Rp 150 juta. Pasar ini berada pada jalur strategis di jalur utara Kota Salatiga menuju Kabupaten Grobogan serta jalan tol Semarang-Solo mendatang,” kata Muthoin.
Ditambahkan, dengan dilakukan penataan akan Pasar Sayangan itu, maka di Salatigfa akan ada lokasi kuliner malam yang representatif. Bahkan, lahan yang ada siap untuk diperluas khususnya untuk lahan parkir, yang selama ini banyak yang parkir di trotoar.
Untuk para pedagang yang selama ini banyak berjualan di atas trotoar, pihaknya akan melakukan penataan dan pedagang harus masuk dalam Pasar Sayangan. Hal ini, untuk memfungsikan trotoar agar maksimal untuk pengguna jalan kaki. Karena selama beberapa tahun ini banyak dimanfaatkan oleh pedagang.
Beberapa warga sekitar mengaku jika nama Pasar Sayangan itu telah mengakar sejak beberapa puluh tahun lalu. Jika memang direhab atau dibangun kembali, maka kami warga sekitar merasa senang dan tentunya akan membangkitkan perekonomian warga sekitar maupun umumnya wilayah Kecamatan Sidorejo.
“Jika memang Pemkot Salatiga merehab atau membangun ulang Pasar Sayangan, kedepannya harus dijaga kebersihan lingkungannya. Sehingga, jika difungsikan untuk pusat kuliner di malam hari, akan menambah keramaian wilayah Kecamatan Sidorejo. Dengan kondisi yang bersih dan rapi, maka pengunjung atau konsumen akan senang dan dapat dijadikan arena kuliner darimana saja,” ujar Kurniawati (37) warga Bringin, Kabupaten Semarang, yang juga seorang guru di salah satu SMP di Salatiga, Senin (4/1). (hes)

loading...
Click to comment
To Top