Kakek Hamili Siswi SMP Tunawicara di Kandang Ayam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Kakek Hamili Siswi SMP Tunawicara di Kandang Ayam

FAJAR.CO.ID, TENGGARONG – Kakek yang satu ini benar-benar tak ingat umur. Meski renta, dia masih saja berbuat keji dengan mencabuli seorang siswi SMP yang menderita tunawicara. Bisa jadi, sisa umurnya akan dihabiskan di balik jeruji besi.

Mu (60), warga Kelurahan Panji, Tenggarong, Kukar, diamankan anggotaReskrim Polsek Tenggarong. Dia dilaporkan menyetubuhi Ri (14). Nahasnya, akibat ulah Mu, korban saat ini hamil enam bulan.

Mirisnya, Ri tak hanya sekali menjadi korban pelecehan seksual. Pada 2013, Ri pernah diperkosa enam remaja di Tenggarong. Dalam kasus yang ditangani Polres Kukar itu, empat tersangka dijebloskan ke penjara, sementara dua lainnya buron.

Wakapolsek Tenggarong Ipda Supandi menegaskan sudah menahan Mu. Dari pemeriksaan, Mu menyebut menyetubuhi korban di kandang ayamnya. Mu diduga memanfaatkan kekurangan korban yang kesulitan berkomunikasi. Supandi memperkirakan, ada unsur pemaksaan dalam kejadian itu.

“Dulu korban (Ri, Red) pernah menjadi korban atas kasus yang sama. Tapi kali ini, persetubuhan yang dilakukan tersangka (Mu, Red) diduga menyebabkan korban hamil enam bulan. Itu dari pengakuan korban saat didampingi orangtuanya,” terang Supandi.

Diterangkan Supandi, kasus itu terkuak ketika orangtuanya melihat perut Ri terus membesar. Selain itu, Ri sering muntah-muntah dan mengeluh sakit. Saat ditanya, Ri mengaku dirinya sudah disetubuhi berkali-kali oleh Mu. Mulanya Ri takut mengadu lantaran khawatir Mu memarahinya.

Mendapat keterangan tersebut, Ri dibawa ke dokter dan diketahui mengandung enam bulan. Perbuatan bejat tersangka dilaporkan pada polisi. Aparat pun mengamankan Mu di rumahnya.

“Tersangka mengakui perbuatannya. Tapi tidak mengaku jika sampai hamil. Tapi perbuatan tersangka ini sudah melanggar hukum dan memenuhi unsur pidana. Apalagi, korban masih berstatus di bawah umur,” kata Supandi lagi.

Akibat perbuatannya, Mu dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di Bawah Umur, dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara. (qi/ica/k9/prokal)

loading...
Click to comment
To Top