Mengenang Kembali, 10 Momen Paling Sedih dalam Naruto – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hiburan

Mengenang Kembali, 10 Momen Paling Sedih dalam Naruto

NARUTO layaknya legenda yang tak ada habisnya. Berbagai blog dan penulis bercerita dan mereviewnya.

Sekira 15 tahun lebih Naruto telah menemani dunia anime. Selama itu pula, banyak sekali kisah yang diceritakan dalam Naruto. Dan  dalam setiap kisah tersebut, Naruto selalu memiliki momen-momen yang membuat kita mengenang manga karya Masashi Kishimoto ini.

Mulai dari momen lucu yang membuat kita tertawa terbahak-bahak hingga momen menyentuh dan emosional yang membuat kita menangis sesenggukan. Nah, berbicara soal momen emosional –yang tentunya juga berjumlah banyak– nih, kira-kira manakah momen paling emosional dalam Naruto yang membuat dada kita terasa sesak? Yah, berikut ini adalah daftar 10 momen paling menyentuh dalam Naruto! Mengutip dari blog duniaku.com, berikut 10 momen tersebut:

10. Sasori dan Kedua Orang Tuanya

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Sasori tumbuh besar tanpa kedua orang tuanya. Karena rasa rindunya pada ayah dan ibunya itulah, dia sampai menciptakan kugutsu (boneka) yang menyerupai kedua orang tua kandungnya. Akan tetapi, bonekah hanyalah boneka. Dia tidak dapat bergerak sendiri
jika tidak digerakan. Yah, siapa yang tidak tersentuh ketika melihat wajah Sasori yang sedih saat mendapati kedua boneka berbentuk orang tuanya tergeletak disampingnya?

Momen ketika Sasori mati diserang kedua boneka buatannya tersebut (yang digerakan oleh nenek Chiyo) membuat sebuah adegan yang menyentuh. Sasori bisa saja menghindari serangan tersebut. Akan tetapi, sepertinya dia sudah ‘capek’ hidup sendirian dan memutuskan bahwa mati dipelukan kedua orang tua ‘buatan’-nya tersebut bisa memberikannya sebuah kematian yang tenang dan hangat.

9. Kematian Asuma

Meskipun Asuma tidak terlalu sering muncul baik dalam halaman manga ataupun anime-nya, kematiannya tentu saja merupakan salah satu momen paling menyentuh dalam Naruto. Kematian Asuma semakin emosional karena dia mati tepat berada dihadapan ketiga muridnya: Shikamaru, Chouji dan Ino.

Dan tahukah kalian hal lain yang lebih emosional dalam kematian Asuma? Ekspresi Shikamaru ketika mengambil dan menghisap rokok milik Asuma. Semua itu ditambahkan dengan mengetahui fakta bahwa Asuma bahkan tidak sempat mengucapkan selamat tinggal kepada Kurenai dan juga bertemu dengan anaknya yang bahkan belum lahir membuat pembaca/penonton nge-feels.

Tapi Asuma tidak meninggal sia-sia karena dia telah mewariskan tiga ninja hebat dalam diri murid-muridnya.

8. Beginikah Rasanya Memiliki Saudara?

Pertarungan pertama antara Naruto melawan Sasuke di Lembah Akhir (valley of the end) adalah salah satu pertarungan terbaik yang disajikan dalam Naruto. Selain seru, pertarungan tersebut juga menampilkan sebuah momen emosional nan menyentuh yaitu ketika Naruto menceritakan kepada Sasuke bagaimana dia merasa memiliki seorang saudara ketika menghabiskan waktu bersama-sama dengannya.

[NEXT-FAJAR]

7. Haku & Zabuza

Siapa yang menyangka bahwa iblis dari Kirigakure bisa menangis? Yep, musuh besar pertama yang dihadapi Naruto dan timnya, Zabuza Momochi, terlihat seperti seorang iblis tak berperasaan yang siap memenggal siapapun. Akan tetapi, begitu melihat kematian Haku bahkan sang iblis pun tidak bisa
menahan air matanya. Hiks…

6. Sharingan-ku, Untukmu…

Obito dan Kakashi memang sering bertengkar, tetapi meskipun begitu keduanya tetaplah sahabat baik. Obito menyadarkan kepada Kakashi bahwa teman adalah hal berharga dan jauh lebih penting daripada misi. Didetik-detik (yang kita kira) kematiannya, Obito memberikan sebuah kata-kata yang cukup menyentuh. Dia bahkan memberikan Kakashi mata Sharingan miliknya sebagai hadiah Jonin.

Sayangnya, ketika kita mengira Obito telah tewas, ternyata dia masih hidup dan bahkan bekerja sama dengan Madara Uchiha. Untungnya, dia memihak kembali kepada Kakashi dipenghujung cerita sebelum dia tewas.

5. Uchiha Itachi

Itachi Uchiha mungkin adalah salah satu karakter yang paling disukai dalam Naruto. Diceritakan sebagai penjahat, pembunuh dan pengkhianat pada awalnya, akhirnya kita mengetahui bahwa semua itu dilakukan demi kebaikan banyak orang. Adegan dimana dia berpisah dengan Sasuke, adik kesayangannya, sebelum kematiannya benar-benar emosional.

4. I-Ibu…?!

Setelah lama kita bertanya-tanya siapakah Ibu Naruto, akhirnya Masashi Kishimoto memunculkannya ketika Naruto berlatih untuk mengendalikan Kyuubi. Yep, Kushina Uzumaki adalah Ibu Naruto dan dia akhirnya bertemu dengan Naruto untuk pertama kalinya. Ketika Naruto mulai memeluk Ibunya yang tidak pernah dia ketahui untuk pertama kalinya benar-benar membuat mata ini berair. Apalagi ketika mereka berdua akhirnya berpisah saat Kushina hendak memeluk Naruto untuk terakhir kalinya… Hiks…

Selengkapnya klik sumber ceritanya di sini

loading...
Click to comment
To Top