Pemburu Kerapu Mulai Marak di Perairan Pangkep – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Pemburu Kerapu Mulai Marak di Perairan Pangkep

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Jelang perayaan imlek, nelayan mulai beraksi menangkap ikan dengan cara bius di wilayah perairan Kabupaten Pangkajene Kepulauan.

Jarwal, warga Pulau Bangkauluang, Kecamatan Liukang Kalmas, mengatakan, dalam dua pekan terakhir, banyak muncul nelayan asal kota Makassar menggunakan kapal Jolloro ke perairan Kecamatan Liukang Kalmas.

Menurutnya, para nelayan pendatang tersebut kerap didapati menggunakan bius ikan untuk menangkap Kerapu Sunu. “Mereka memburu kerapu untuk dijual hidup-hidup, makanya dibius,” ujarnya, Rabu, 6 Januari.

Kapolres Pangkep, AKBP Moh Hidayat, mengimbau agar yang melaksanakan hari raya Imlek tahun ini, disarankan untuk tidak mengkonsumsi ikan hasil bius. Selain merusak terumbu karang, kata dia, ikan hasil tangkapan menggunakan bius juga merusak kesehatan yang mengkonsumsi ikan hasil bius.

“Dampaknya juga membuat sulit nelayan pemancing tradisional, mendapatkan ikan,” ujarnya.

Bawa Hoki
Pada perayaan Imlek, Kerapu merupakan menu utama warga Tionghoa untuk dikonsumsi pada pesta perayaan Imlek. Kerapu merupakan ikan yang dipercaya sebagai pembwa hoki bagi kalangan masyarakat Tionghoa.

Sementara itu, Jarwal, mengaku harga Kerapu Sunu mencapai Rp1 juta per kilogram (kg).

Banyaknya pemesanan, stok kerapu makin menipis hingga nelayan menangkap ikan dengan  cara membius. “Saat sekarang ini sudah banyak pembeli ikan hidup untuk dijual saat imlek,” ujarnya. (takdir ridwan)

 

 

loading...
Click to comment
To Top