Dicatut Namanya Minta Duit, Ini Penjelasan Paslon “ST15” – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Dicatut Namanya Minta Duit, Ini Penjelasan Paslon “ST15”

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Pasangan calon (paslon) AM Sukri Sappewali dan Tomy Satria atau yang bertagline ” ST15″ telah mendengar namanya telah dicatut. Tomy Satria Yulianto selaku calon wakil bupati mengungkapkan upaya pencatutan namanya oleh oknum yang meminta uang ke sejumlah orang belakangan ini. Pelaku yang belum diketahui identitasnya disebut meminta uang dengan alasan kepentingan proses mutasi pejabat pemerintahan, serta persiapan pelantikan kepala daerah terpilih.

Mantan Wakil Ketua DPRD Bulukumba, menceritakan pencatutan tersebut merebak sejak tiga hari terakhir ini melalui lewat telepon maupun pesan singkat. Upaya itu diketahui dari informasi sejumlah kerabat yang sempat dihubungi oleh pelaku. Oknum pelaku juga mencatut nama bupati terpilih, AM Sukri Sappewali.

“Kami banyak mendapat informasi ini. Olehnya itu, saya menegaskan bahwa tindakan ini tanpa sepengetahuan pasangan AM Sukri Sappewali dan Tomy Satria. Ini tindakan yang tidak bertanggung jawab, dan kami menyayangkan perilaku oknum yang ingin mendapatkan keuntungan dari kondisi seperti saat ini,”ujarnya, kamis 7 januari.

Tomy menyatakan telah menyampaikan maaf atas ketidaknyamanan para kerabat yang sempat dihubungi pelaku. Kepada masyarakat yang juga mengalami kejadian serupa, diminta langsung menolak permintaan, bujukan, maupun desakan yang mengarah pada pencatutan. Bahkan Tomy mendorong agar perbuatan seperti itu dilaporkan ke aparat hukum sebagai upaya penipuan.

Pada Selasa malam, Tomy Satria juga sempat menceritakan upaya pencatutan namanya lewat status di akun media sosial facebok. Status itu kemudian ditanggapi komentar sejumlah akun.

Tomy mengaku senang karena lewat media sosial dia dapat berinteraksi dengan masyarakat Bulukumba secara lebih dekat. Suatu masalah bisa ditanggapi secara cepat. Ke depan, Tomy berjanji akan lebih sering memanfaatkan media sosial untuk menampung keluhan dan suara masyarakat, juga mengumumkan rencana kebijakan pemerintah setelah dia dilantik bersama Sukri. “Setelah itu maka kami akan lebih banyak menjalin komunikasi lebih aktif kepada masyarakat,”jelasnya.

Hal serupa diungkapkan, AM Sukri Sappewali menegaskan komitmennya bersama Tomy Satria membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. Dia berjanji ke depan pemerintahan terbebas dari praktek pungutan liar maupun tindakan tidak terpuji lainnya. Setelah dilantik, keduanya akan menyusun SOP untuk menghindarkan seluruh elemen birokrasi “berbisnis” dengan masyarakat.

Sukri juga memastikan bahwa upaya pencatutan oleh oknum tidak bertanggung jawab di luar sepengetahuan Sukri – Tomy beserta segenap tim. Dia berharap masyarakat tidak menanggapi upaya seperti itu. ” Kita ingin pihak yang berwajib menelusuri pencatutan ini,”terangnya. (taq/aci/FAJARONLINE)

loading...
Click to comment
To Top