Kekurangan SDM, Balai Pelayanan Kesehatan di Kantor Bupati Maros Ditutup – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Kekurangan SDM, Balai Pelayanan Kesehatan di Kantor Bupati Maros Ditutup

FAJAR.CO.ID, MAROS — Unit Pelayanan Teknis (UPT) Balai Pelayanan Kesehatan di Kantor Bupati Maros sudah tidak beroperasi sejak beberapa bulan terakhir. Pasalnya, instansi dibawah Dinas Kesehatan (Dinkes) itu hanya disi satu orang, yakni Kepala UPT sendiri. Tidak ada dokter layaknya unit kesehatan pada umumnya.

“Sejak saya ditempatkan disini, bulan Januari 2015 pelayanan tidak pernah maksimal. Seperti saat ini tidak ada lagi dokter yang standby. Ini sudah setahun kondisinya seperti ini. Bagaimana kita mau melayani pasien kalau tidak ada SDM,” beber Kepala UPT, Hj Hasmawati, Kamis 7 Januari.

Padahal sebelumnya, saat masih ada dokter unit yang terletak di lantai satu itu ramai dikunjungi PNS. Bahkan warga disekitar kantor juga kerap berobat. Kini kondisi kosongnya dokter membuat UPT itu harus ditutup sementara. Pantauan FAJAR sebuah spanduk pemberitahuan terhentinya layanan dipasang dipintu. UPT itu kini terkesan mubazir.

“Selama ini saya yang bertugas sebagai kepala, sekaligus sebagai tenaga kesehatan. Kadang ada yang bantu kalau ada mahasiswi magang yang ditugaskan disini,” bebernya.

UPT itu sedianya melayani poli umum, poli gigi dan mulut, KIA/KB dan fisioterapi. Bahkan juga dilengkapi laboratorium dan apotik. Alat serta sarana dan prasarana sendiri terbilang lengkap untuk ukuran UPT, tinggal menempatkan tenaga dokter. “Informasi terakhir, BKD belum memproses berkas yang akan ditempatkan disini,” bebernya.

Kepala BKDD Maros Arwin Malik mengaku, surat keputusan penempatan dokter di UPT tersebut baru saja ditanda-tangani oleh bupati kemarin. Beberapa dokter diambil dari sejumlah kecamatan terdekat dari kota. “SK penempatannnya baru ditanda tangani tadi. Sehingga dalam waktu dekat sudah bisa mulai bertugas di UPT tersebut,” tandasnya. (M Haris Syah/fajaronline)


 

 

loading...
Click to comment
To Top