2015, Nilai Investasi di Temanggung Naik Dua Kali Lipat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

2015, Nilai Investasi di Temanggung Naik Dua Kali Lipat

TEMANGGUNG – Walaupun tahun 2015 mengalami kelesuan ekonomi secara global namun nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, naik pesat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2014. Nilai investasi ke Temanggung dari Rp69 milyar di tahun 2014 naik menjadi Rp107 milyar lebih di tahun 2015.

Kepala Kantor Pelayanan Perijinan dan Penanaman Modal (KP3M) Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo, yang ditemui di kantornya mengungkapkan bahwa dari triwulan I hingga triwulan IV, selama kurun waktu 2015, nilai investasi menunjukkan trend kenaikan yang menggembirakan. Selama periode tersebut nilai investasi Kabupaten Temanggung mencapai Rp107.442.819.000.
“Nilai tersebut mengalami lonjakan yang cukup tajam hingga hampir dua kali lipat dibanding tahun 2014 yang hanya mencapai Rp69.429.632.000, meningkat sekitar Rp38 miliar menjadi Rp107,4 miliar,” katanya.
Ripto menerangkan bahwa peningkatan sendiri disokong oleh sektor tersier, yakni perdagangan dan reparasi. Dari sektor ini hampir mencapai 20 persen, dari keseluruhan nilai investasi di Kabupaten Temanggung.
Angka total investasi pada tahun 2015 sebesar Rp107,4 miliar sendiri didapat dari hasil kalkulasi selama 12 bulan. Semester pertama yakni Januari sebesar Rp6,3 miliar, Februari Rp9,9 miliar, Maret Rp4,4 miliar, April Rp2 miliar, Mei Rp1,5 miliar, Juni Rp3,9 miliar.
Sedangkan periode semester kedua yakni bulan Juli Rp14,3 miliar, Agustus Rp7,7 miliar, September Rp13,8 miliar, Oktober Rp18,9 miliar, Nopember Rp7,7, dan Desember Rp17 miliar.
“ Secara umum memang naik namun belum maksimal, kita berupaya di tahun 2016 ini ada lebih peningkatan invesatsi, target kita naik sekitar 20 persen,” jelasnya.
Ada beberapa kendala, di antaranya kebijakan lokal pemerintah daerah, kelesuan ekonomi secara, dan sulitnya masalah perizinan.
“UMK atau upah minimum regional juga sangat berpengaruh, biasanya para investor lebih mencari daerah yang umknya rendah. Untuk Kabupaten Temanggung tampaknya UMK kita masih berada di tengah-tengah atau tidak teralalu besar, saya kira itu akan sangat membantu,” katanya.
Sedangkan untuk masalah perizinan, Ripto berjanji akan semakin memudahkan perizinan namun tetap dalam prosedur yang benar.
“Kita tetap berusaha agar perizinan bisa cepat selesai, contoh yang biasanya 15 hari bisa selesai kurang dari 10 hari, namun tetap melalui proses yang benar atau prosedural. Intinya jika ada pengurusan ijzn yang sesuai aturan tentu akan kami bantu agar cepat selesai,” tegasnya. (din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top