Dibawa Kabur Pacar, Gadis 17 Tahun Rela Digauli – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Dibawa Kabur Pacar, Gadis 17 Tahun Rela Digauli

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Entah apa yang ada dibenak Melati (bukan nama sebenarnya). Remaja berusia 17 tahun asal Bulungan ini, nekat mengikuti keinginan FIR, minggat bersama-sama ke Tarakan.

FIR, laki-laki yang dikenal Melati saat bertemu di salah satu pasar di Bulungan sekitar empat bulan silam. Walau setelah itu keduanya hanya berhubungan via telepon, FIR yang merupakan warga Tarakan, sudah berhasil menaklukkan hati Melati.

Tak hanya itu, Melati juga rela digauli teman laki-lakinya itu, bahkan sudah lebih dari sekali.

Awalnya, Sabtu (26/12) lalu, FIR kembali ke Bulungan untuk menemui Melati. Entah apa yang dibisikan FIR, Melati dengan setianya selalu berada di sisi FIR selama pujaannya itu berada di Bulungan. Bahkan, beberapa hari setelah perayaan malam pergantian tahun, Melati tanpa ragu untuk mengikuti FIR kembali ke Tarakan.

“Sejak tanggal 26 Desember (2015) adik saya tidak pulang ke rumah dan kami sekeluarga sudah berupaya untuk mencarinya, namun tidak ketemu,” ungkap kakak korban yang namanya enggan dikorankan.

Saat kabur dari rumah, Melati sempat memberi kabar melalui telepon jika dirinya pergi untuk mecari pekerjaan. Tetapi Melati tidak memberitahukan ke mana tujuannya dan bersama siapa dia pergi.

Lama tidak ada kabar, kakak Melati pun mencoba untuk menghubungi kembali adiknya. Namun bukannya Melati yang mengangkat sambungan telepon kakanya itu, melainkan suara laki-laki yang tidak lain adalah FIR. Karena merasa curiga, kakak Melati lantas mengajak laki-laki itu bertemu.

“Waktu telepon itu diangkat, yang menjawab suara laki-laki. Ketika ditanya, dirinya (FIR,red.) mengaku kalau HP (handphone) tersebut sudah dijual oleh Melati,” terangnya.

FIR yang tidak mengetahui jika yang mengajaknya bertemu adalah kakak Melati, lantas memberikan alamatnya di Tarakan. Setibanya di tempat tinggal FIR, kakak Melati menemukan adiknya tinggal satu rumah dengan FIR. Mendapati adiknya tinggal dengan orang yang tidak dikenal dan tanpa ada ikatan pernikahan, kakak Melati langsung membawa keduanya ke Polres Tarakan.

Dari pengakuan FIR di hadapan petugas kepolisian, saat berada di Bulungan, dirinya mengaku jika sudah berhubungan layaknya suami istri dengan Melati. Hubungan intim itu dilakukan keduanya di salah satu tempat yang berada di Jalan Sabanar Lama, Bulungan.

“Yang saya ingat, terakhir kali berhubungan waktu itu tanggal 4 Januari 2016. Setelah itu kami langsung ke Tarakan dan Melati tinggal di rumah saya,” aku FIR.

Dikonfirmasi, Kapolres Tarakan AKBP Dani Hamdai, melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan, IPTU Hadi Sucipto membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini pelakunya sudah diamankan di Rumah Tahanan Polres Tarakan. Sementara dari hasil visum yang dilakukan kepada Melati, bahwa benar dirinya sudah pernah digauli oleh FIR,” ucap Hadi.

Saat ini, kasus pencabulan tersebut masih dalam pemeriksaan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tarakan. Atas perbuatannya, FIR terancam dijerat UU perlindungan anak dengan acaman Pasal 81 ayat 1 Subsider Pasal 82 ayat 1 Junto Pasal 76 E UU 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. (*/ima/udi/uki/prokal)

Click to comment
To Top