Mencuri di Rumah Kosong, Rencana Hasilnya untuk Mabuk-mabukan, Belum Mabuk Eh Ketangkep – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Mencuri di Rumah Kosong, Rencana Hasilnya untuk Mabuk-mabukan, Belum Mabuk Eh Ketangkep

TEMANGGUNG – Lantaran melakukan pencurian di rumah kosong, Dn (26) warga Kabupaten Kendal harus berurusan dengan petugas Kepolisian Resor (Polres) Temanggung. Dari aksinya tersebut, Deni bersama rekannya yang saat ini masih buron, berhasil membawa kabur uang ratusan ribu, dua buah telepon genggam dan satu unit sepeda motor.

Kasubaghumas Polres Temanggung AKP Henny Widayanti menungkapkan, tertangkapnya tersangka setelah ada laporan seorang warga Pare, Kecamatan Kranggaan, yang kehilangan sepeda motor saat rumahnya kosong.
“Dari informasi tersebut kita melakukan pelacakan, dan kita dapatkan salah satu pelaku di rumahnya di daerah Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal,” kata Henny, Kamis (7/1).
Setelah tertangkap, tersangka pun langsung diamankan ke Polres Temanggung. Dari pengakuannya, pelaku berhasil membawa kabur dua unit telepon genggam merek Advance dan Samsung, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion dan uang sebesar Rp300 ribu.
“Sepeda motor sempat dibawa kabur oleh pelaku ke daerah Cilacap, dititipkan rekannya, namun berhasil kita lacak dan kita sita sebagai barang bukti beserta dua buah HP,” terangnya.
Diakui Henny, hingga saat ini pihaknya sedang memburu satu pelaku lainnya yang berhasil lolos berinisial F warga Magelang. Sedangkan untuk pelaku yang diamankan saat ini sudah berada di sel tahanan Polres Temanggung.
“Untuk pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP ancaman maksimal 7 tahun penjara. Untuk pelaku yang lain sedang kita buru,’’ tegasnya.
Menurut pengakuan Dn, rumah yang disatroni dipilih secara acak. Dirinya memastikan dulu apakah rumah tersebut kosong atau tidak. Ketika benar-benar kosong, kemudian masuk dengan membobol pintu atau jendela.
“Pertama saya ambil hp dan uang, kemudian saya lihat ada sepeda motor dengan kunci kontak terpasang, timbul niat saya membawa kabur motor itu,” akunya.
Diakuinya, sudah dua kali melakukan hal serupa pertama di daerah Bejen Kabupaten Temanggung, yang kedua di Kranggan namun naas kemudian tertangkap.
“Rencananya hasil curian akan saya gunakan untuk foya-foya, buat mabuk-mabukan mas,” terang pemuda kuli bangunan ini. (din)

Click to comment
To Top